INTERNASIONAL NASIONAL

Sabtu, 09 November 2013

Kebebasan Berinternet Dikekang, Website Presiden dan PM Singapura Diretas

Anonymous
Pemerintah Singapura memang menekan dan sangat mengatur kebebasan berinternet warganya, kebijakan ini mengundang reaksi keras dari para aktivis blogger dan anonymous.

Puncaknya mereka melakukan peretasan terhadap situs Presiden dan Perdana Menteri Singapura sebagai protes atas kebijakan yang sangat mengekang kebebasan berekpresi dan menyampaikan pendapat melalui cyberspace. 

Diperkirakan  pelakukanya adalah dari kelompok pegiat Anonymous, yang meminta kebebasan Internet, tetap akan dibasmi oleh Pemerintah Singapura.

Peretasan dua situs resmi Singapura itu terjadi setelah Perdana Menteri Lee Hsien Long pada Rabu (6/11/2013) mengatakan bahwa pemerintahnya akan berupaya tanpa henti dalam memberantas kelompok Anonymous yang anggotanya mengancam untuk berperang siber dengan pemerintah.

Situs resmi Istana dan kepresidenan Singapura mengalami gangguan pada Jumat (8/11/2013), kata pejabat telekomunikasi tanpa merinci gangguan tersebut, demikian laporan AFP.


Menurut dia, peretas memasang isi dari halaman laman lain ke situs ini. "Kerentanan subhalaman itu telah dieksploitasi untuk menampilkan halaman dari sumber lain," kata pernyataan resmi IDA. 

Peretasan itu terjadi sekitar satu jam setelah website Perdana Menteri Lee Hsien Loong memunculkan pesan ejekan dan gambar dari Anonymous, yang menuntut pencabutan aturan yang mengharuskan website berita di Singapura untuk mendapatkan izin setiap tahunnya. Aturan ini akan mulai diperlakukan pada Juni 2014.

Gambar yang muncul setelah diretas bertuliskan pesan "JIAK LIAO BEE!" yang merupakan kalimat kasar dalam bahasa China Hokkien. Berbeda dengan peretasan terhadap website perdana menteri, tidak ada indikasi keterlibatan kelompok Anonymous dalam serangan terhadap halaman Istana.

"Baik website Kantor Perdana Menteri dan Istana masih berfungsi dan kami akan segera mengembalikan halaman yang mengalami gangguan sesegera mungkin, hal itu masih dalam penyelidikan," kata Otoritas Pengembangan Infocomm Singapura (IDA) dalam pernyataan.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta