INTERNASIONAL NASIONAL

Selasa, 01 Oktober 2013

Rupiah Kembali Melemah

Hari ini nilai tukar rupiah terhadap mata uang dollar Amerika Serikat kembali melemah. Ini artinya rupiah sudah melemah selama sepuluh hari terakhir.

Tren pelemahan rupiah ini dipicu oleh 2 faktor yaitu internal dan eksternal. Dari segi eksternal quantitative easing yang dilakukan Amerika dan Jepang menciptakan fenomena capital outflow di dalam negeri atau terbangnya cadangan dollar kita ke luar negeri. Sementara dari segi internal, permintaan dollar Amerika sedang meningkat.

Tidak hanya karena nilai impor migas indonesia yang tinggi namun juga karena pemerintah terpaksa melakukan impor bahan pangan untuk menstabilkan harga seperti bawang putih, bawang merah, hingga daging sapi. Kedua faktor tersebut sentak membuat cadangan devisa bank indonesia tergerus.

Tercatat cadangan devisa bank indonesia merosot sebesar 7 milliar dolar ke angka 98,1 milliar dollar. Nilai  ini merupakan yang terendah dalam 2 tahun terakhir, dimana idealnya cadangan devisa yang sehat adalah sebesar 100 milliar dollar. Menagggapi fenomena ini pengamat ekonomi Hendri Saparini menyatakan seharusnya pemerintah bisa memanfaatkan momentum pelemahan rupiah ini untuk menggenjot laju ekspor pengusaha Nasional.

Ia menambahkan harus ada stimulus untuk menggenjot kembali investasi asing secara langsung atau foreign direct investment agar cadangan devisa nasional bisa kembali stabil.(www.tvri.co.id)

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta