INTERNASIONAL NASIONAL

Selasa, 01 Oktober 2013

Pemerintah Suriah Menolak Berdiolog dengan Para Pemberontak

Presiden Suriah Bashar al-Assad belum lama ini dalam sebuah wawancara dengan televisi Italia menyatakan, kekuatan bersenjata oposisi Suriah sebenarnya tergolong organisasi teroris.

Pemerintah menolak untuk memberikan ruang untuk berdiolog dengan para oposisi, kecuali mereka meletakkan senjata.

Dalam wawancara tersebut Bashar mengatakan, oposisi yang menggunakan senjata tidak bisa disebut sebagai golongan oposisi, namun lebih tepat disebut organisasi teroris.

Ia menambahkan, kekuatan bersenjata tersebut telah melakukan pembantaian, pemusnahan dan pembunuhan di wilayah Suriah. Negara manapun di dunia pasti akan menyebut tindakan mereka sebagai aksi terorisme, dan bukan oposisi.

Bashar berpendapat, intervensi bersenjata luar negeri di Suriah justru menyebabkan semakin merajalelanya teroris di negerinya.

Ia mengatakan, milisi teroris tersebar di seluruh Suriah. Inilah yang menyebabkan sulitnya menentukan penempatan pasukan pemelihara perdamaian internasional.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta