INTERNASIONAL NASIONAL

Selasa, 08 Oktober 2013

APEC Sangat Penting Bagi Pertumbuhan Ekonomi Global

APEC
Perjalanan APEC memang sangat mengesankan. Di forum yang tidak mengikat ini justru diraih banyak hal positif di bidang ekonomi. Namun begitu, bukan berarti tantangan telah ditaklukkan.

Dari perspektif sejarah, kerja sama APEC dalam mewujudkan dunia yang lebih dinamis bukanlah pepesan kosong. Berdasarkan data, nilai total perdagangan anggota APEC meningkat 6.4 kali lipat atau sebesar US$19.7 triliun dari tahun 1989 hingga 2011. Sedangkan perdagangan dengan seluruh dunia juga berkembang secara drastic, sebesar 5.8 % dalam jangka waktu yang sama.

Menurut Alternate SOM Leader APEC, Dubes Wahid Supriyadi, Indonesia juga terus mengukir prestasi. Di tahun 1989 misalnya, ekspor Indonesia ke seluruh ekonomi APEC sebesar 18,5 milyar dolar, atau sekitar 85 % dari total ekspor Indonesia ke seluruh dunia. Sedangkan di tahun 2011, ekspor Indonesia ke seluruh ekonomi APEC mencapai 150,8 milyar dolar, atau sekitar 75% dari total ekspor Indonesia ke seluruh dunia. Dengan demikian telah terjadi peningkatan hampir 8 kali lipat selama 22 tahun terjalinnya kerja sama ekonomi APEC.

Adapun produk-produk ekspor unggulan Indonesia ke 20 anggota APEC di periode 2011 utamanya adalah minyak bumi dan gas alam (41 %), karet (6.5 %), elektronik (5.7 %), produk-produk hewan (5.1 %). Sementara, menurut data UN COMTRADE Statistics, dari 10 produk ekspor unggulan, Indonesia telah berhasil mengakumulasi nilai perdagangan sebesar 159 milyar dolar di tahun 2011.

Dari segi investasi, Indonesia juga meraih banyak keberhasilan. Lima negara investor terbesar di Indonesia merupakan negara maju yang memiliki ketertarikan khusus terhadap laju pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di Indonesia. Mereka  adalah Singapura, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat.

"Tarif perdagangan di kawasan Asia Pasifik sudah pada level terendah, dari 17 % di 1989 terus menurun hingga 5.7 % di 2011. Tarif perdagangan dunia sendiri masih pada kisaran 10.3 % di tahun 2011. Dari tahun ke tahun APEC selalu menghasilkan tren kerja sama ekonomi yang positif,"  ujar Dubes Wahid Supriyadi. Penting untuk dicatat, seluruh keberhasilan itu terjadi di tengah beberapa badai krisis yang menerpa ekonomi dan keuangan dunia.

Karenanya, agar daya tahannya semakin menguat, banyak pekerjaan yang harus dilakukan bersama. Tidak dapat dipungkiri masih terdapat praktek behind­the­border barriers dan kurangnya fasilitas untuk mengembangkan perdagangan dan investasi.

Penting juga ekonomi anggota APEC untuk melaksanakan reformasi struktural guna mengoptimalkan kondisi bisnis di kawasan Asia Pasifik. “Melalui keketuaan 2013, Indonesia yakin aneka perbaikan yang dibutuhkan untuk menciptakan kawasan yang lebih business friendly dapat diwujudkan,” imbuh Wahid dengan mimik serius. (www.kemlu.go.id)

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta