INTERNASIONAL NASIONAL

Sabtu, 19 Oktober 2013

Akhirnya Pemerintahan Federal AS Kembali 'Membuka Kantor'

Gedung Putih. Photo : rri.co.id
Setelah terkatung-katung dalam kondisi ketidakpastian anggaran akhirnya Pemerintahan Barack Obama kembali dibuka setelah DPR menyetujui anggaran darurat untuk penyelenggaraan pemerintahan Federal AS, setelah pemerintahan AS mengalami 'US Shutdown.'

Senat Amerika Serikat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) menyetujui anggaran darurat untuk alokasi sampai 15 Januari 2014 dan akan meningkatkan batas utang sampai 7 Februari 2014.

RUU tersebut diterima baik oleh Senat dengan 81 suara mendukung dan 18 suara menentang kemarin malam (16/10) waktu setempat. Setelah voting di Senat, DPR juga menyetujui RUU itu dengan 285 suara mendukung dan 144 suara menentang.

Presiden AS Barack Obama mengatakan akan menandatangani RUU tersebut sesegera mungkin untuk mengakhiri shutdown pemerintah.

Menurut penilaian banyak pihak, seperti hasil penelitian lembaga keuangan Wallethub and CardHub, penghentian tersebut berdampak pada anggaran negara AS, tidak ada pendapatan dari pajak dan retribusi harian serta usaha kecil terancam bangkrut.

Setidaknya, ada 10 negara bagian AS yang menghadapi dampak paling parah akibat penghentian operasional instansi pemerintah dan fasilitas publik yaitu Virginia, Alaska, Alabama, Distrik Colombia, Maine, Maryland, New Mexico, Colorado, Idaho dan Hawaii.




Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta