INTERNASIONAL NASIONAL

Jumat, 06 September 2013

Peredaran Narkoba di Bahas Menteri-Menteri ASEAN

Menteri ASEAN menyelenggarakan pertemuan pada Selasa (3/9/2013) untuk mengatasi masalah peredaran obat-obatan terlarang dalam upaya untuk bergerak menuju blok regional bebas narkoba pada tahun 2015.

Persiapan pertemuan para Menteri ASEAN pada ASEAN Ministerial Meeting on Drug Matters (Prep-SOM) berlangsung Senin, Brunai Darusallam.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Tetap di Kantor Perdana Menteri (Keamanan & Penegakan), Dato Paduka Awg Hj Hamdan Hj Abu Bakar.

Pejabat senior mengadakan diskusi komprehensif tentang situasi permasalahan peredaran narkoba di regional ASEAN, prestasi yang pernah dilakukan dalam  dan tantangan dalam mencapai visi ASEAN Bebas Narkoba 2015.

Pertemuan Selasa melihat pertukaran pandangan. Ini merekomendasikan beberapa inisiatif ke depan dan menekankan pentingnya menyampaikan pesan yang konsisten pada pekerjaan ASEAN dalam menangani dan memerangi masalah narkoba, yang merupakan pekerjaan harus terus menerus.

Deklarasi Bersama untuk ASEAN 2020 Bebas Narkoba dibuat pada tahun 1998 oleh ASEAN Foreign Ministers (AMM) di Manila, Filipina, dan kemudian diselenggarakan lagi pada tahun 2000.

Menteri Luar Negeri ASEAN ke-33 di AMM di Bangkok kemudian sepakat untuk menarik kembali target tahun 2020-2015.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta