INTERNASIONAL NASIONAL

Selasa, 10 September 2013

Ketua Pengurus PBNU, KH Slamet Effendy Yusuf Serangan ke Suriah Akan Membunuh Lebih Banyak Manusia

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Slamet Effendy Yusuf, menyusul rencana Amerika Serikat menyerang Suriah. Slamet mengatakan serangan AS akan menimbulkan tragedi kemanusiaan yang lebih hebat di Jakarta pada Rabu (4/9/2013).
Slamet juga mengatakan rencana militer Amerika Serikat dan sekutunya menyerbu Suriah harus dicegah. Sebab, serangan itu akan menimbulkan tragedi kemanusiaan yang lebih hebat.

Jika serangan terbatas itu telah selesai dan AS serta sekutunya meninggalkan kawasan tersebut, mereka akan meninggalkan sebuah negara bangsa yang porak poranda secara fisik, serta perang saudara yang sulit dihentikan.

"Serangan AS tidak membawa manfaat apa-apa, khususnya bagi rakyat Suriah. Serangan tersebut akan membunuh lebih banyak manusia dibanding korban gas sarin yang menjadi alasan penyerbuan tersebut," kata Slamet.
"Kita lihat Irak sekarang. Dengan senang hati AS menarik militernya dari Irak karena tanpa mereka perangi bangsa Irak sudah aktif saling menghancurkan dan membunuh," ujar Slamet seraya meminta serangan AS ke Suriah harus dicegah.

"Harus ada penolakan secara masif masyarakat dunia terhadap kesewenang-wenangan negara adikuasa ini. AS tidak punya kewenangan untuk penyerbuan itu sekalipun Kongres AS mengizinkan," kata Slamet lagi.

Ketua PBNU itu juga menyerukan kepada anggota Organisasi Kerjasama Islam  (OKI) agar menghentikan politik adu domba dan pemecahbelahan negara-negara Muslim oleh Barat.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta