INTERNASIONAL NASIONAL

Jumat, 20 September 2013

Kemajuan Perekonomian Daerah Penting Bagi Kekuatan Komunitas ASEAN 2015

Komunitas ASEAN akan dilaksanakan pada tahun 2015. Hal ini berarti ASEAN akan terhubung satu sama lain. Apa yang terjadi di suatu komunitas akan berakibat pada komunitas lainnya. “Karena itu, para pemimpin ibu kota negara memiliki peran penting untuk meyakinkan masyarakatnya dalam usaha mewujudkan Komunitas ASEAN tersebut”.

Demikian disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri RI Wardana dalam sambutannya di acara pembukaan Meeting of the Governors/ Mayors of the Capitals of ASEAN tahun 2013 di Jakarta (18/09).
Melalui pertemuan ini, para Gubernur/ Walikota diharapkan dapat berbagi saran dan pengalaman dalam mempersiapkan kotanya untuk menghadapi komunitas ASEAN 2015.

Indonesia diberi kehormatan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pertemuan yang dihadiri oleh Gubernur/ Walikota dari sepuluh negara anggota ASEAN. "Ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong keterlibatan langsung pemangku kepentingan dari kalangan daerah dalam proses penyiapan menuju Komunitas ASEAN 2015".

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam sambutannya sebagai tuan rumah menyampaikan bahwa pemahaman yang baik mengenai apa yang akan datang dan bagaimana cara kita mempersiapkan diri sendiri dan masyarakat merupakan salah satu cara untuk berkontribusi aktif dalam menghadapi Komunitas ASEAN 2015.

Namun demikian, tetap diperlukan common interest terkait keberagaman kultur tradisi, nilai, dan model pembangunan dan kepemimpinan dalam menghadapi tantangan yang dihadapi.

Saat ini ASEAN sedang mengintensifkan usahanya untuk mewujudkan Komunitas ASEAN, yaitu ASEAN sebagai “Single Market, Single Production Base” tepat waktu dan tepat target. Demikian disampaikan Dr. AKP Mochtan, ASEAN Deputy Secretary-General for Community & Corporate Affairs dalam sambutannya.

Dalam situasi global yang tidak menentu dan penuh tantangan, tanpa ASEAN, setiap negara anggotanya bagaikan perahu kecil yang terombang-ambing dalam badai. "Hal ini dikarenakan kita harus menghadapinya sendiri-sendiri", jelasnya lagi.

Komunitas ASEAN lebih dari sekedar terwujudnya hubungan di bidang perdagangan, investasi, dan jasa. Tujuan penting dari Komunitas ASEAN adalah mewujudkan a people-oriented ASEAN dimana semua sektor masyarakat diharapkan untuk berpartisipasi dan mendapat manfaat dari proses integrasi dan pembentukan masyarakat ASEAN.

Pertemuan bertema “ASEAN goes local – towards the ASEAN Economic Community 2015” merupakan pertemuan yang diharapkan dapat menciptakan forum yang dapat menciptakan jejaring antarpemerintah ibu kota dan menjadi tempat bertukar pengalaman, pandangan dan tolok ukur mengenai peran pemerintah daerah dalam mendukung pembentukan komunitas ASEAN 2015.

Pertemuan ini dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, Governor of Bangkok M.R. Sukhumbhand Paribatra, Chairman of Metropolitan Manila Development Authority Atty. Francais N. Tolentino, Mayor of North West District Singapura Teo Ho Pin, Vice Chairman of Hanoi People’s Committee Nguyen Van Suu, Vice Governor of Phnom Penh Trac Thai Sieng, Vice Governor of Vientiane Capital Keopilavanh Aphaylath, Vice Mayor of Nay Pyi Taw Than Kyaw Htoo, dan Deputy Director General (Palnning), CHKL Ybhg. Datuk Zulkifli Bin Ibrahim. Sekitar 100 orang delegasi hadir pada pertemuan yang berlangsung pada 18 – 19 September 2013 ini.

Pertemuan akan dilanjutkan Kamis (19/09) dan diakhiri dengan penandatanganan Joint Declaration oleh para Head of Delegations. Setelahnya, para delegasi direncanakan untuk farewell dinner di Pantai Utara Jakarta. (www.kemlu.go.id)

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta