INTERNASIONAL NASIONAL

Senin, 16 September 2013

Kebijakan PM Shinzo Abe Terkait Pasukan Bela Diri Mengundang Kontroversi

Perdana Menteri Shinzo Abe kemarin (12/9/2013) di Tokyo mengatakan akan mendorong pembahasan terkait hak bela diri kolektif. Hal ini tentu akan merubah Undang-Undang Dasar sebelumnya yang hanya diperkenankan untuk membela diri secara individu.

Jepang yang pernah kalah dalam perang dunia II mengalami sanksi sejarah karena memiliki militer yang berlaku fasis. Hal ini menyebabkan Jepang membuat UUD yang mengurangi ruang gerak bagi pasukan bela diri, tetapi perubahan ini masih memicu kontroversi di dalam negeri Jepang.

Hak bela diri kolektif yang didefinisi hukum internasional adalah ketika negara lain yang berhubungan erat dengannya telah mengalami serangan, tetapi walaupun negaranya tidak mengalami serangan, maka negara itu memiliki hak untuk menghalang serangan dengan menggunakan kekuatan senjata.

Dalam penjelasan Undang-Undang Dasar Jepang, pasukan bela diri Jepang hanya memiliki hak bela diri secara individual yang minimum. Namun, pemerintah Abe mencoba merevisi UUD tersebut dan mengizinkan pasukan bela diri untuk memiliki hak bela diri kolektif.

Media Jepang berpendapat memberikan hak bela diri kepada pasukan Jepang merupakan salah satu simbol penyelewengan partai kanan pemerintah Abe. Partai Komei Jepang mengambil sikap hati-hati atas hak bela diri kolektif tersebut.

Sementara itu, jajak pendapat yang dilakukan harian Asahi Simbun pada akhir bulan Agustus lalu menunjukkan bahwa sekitar 60 persen warga Jepang menentang pemberlakuan hak bela diri kolektif.

Rakyat Jepang masih ingin pemerintah hanya fokus kepada urusan dalam negeri dan perbaikan ekonomi yang masih mengalami krisis, dan tidak setuju dengan keikutsertaan dalam aktivitas perang seperti negara-negara sekutu Jepang saat ini

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta