INTERNASIONAL NASIONAL

Senin, 23 September 2013

AS Ingin Mengadakan Dialog dengan Iran

Juru bicara Gedung Putih Jay Carney mengatakan, jika Iran benar-benar melepaskan program senjata nuklir, maka Amerika Serikat (AS) ingin mengadakan dialog bilateral dengan Iran.

Jay Carney mengatakan dalam jumpa pers kemarin (19/9) bahwa dialog langsung dengan Iran "dapat diwjudkan dan kemungkinan itu selalu ada", tetapi prasyaratnya ialah Iran harus benar-benar melepaskan program senjata nuklir, dan melaksanakan komitmennya kepada komunitas internasional.

Menurut media AS, Presiden Iran Hassan Rouhani berjanji pemerintah pimpinannya tidak akan mengembangkan senjata nuklir, dan dia berkuasa untuk mencapai perjanjian dengan Barat tentang program nuklir Iran.

Di tempat lain, Presiden Iran, Hassan Rowhani, di hari Minggu (22/9/2013), mengatakan bahwa pemerintah negara-negara Barat harus mengakui hak Iran untuk memperkaya uranium jika ingin tercapainya kesepakatan untuk meredakan kekhawatiran mereka tentang program nuklir negaranya.

Rowhani mengatakan hal itu juga harus meliputi hak bangsa Iran, khususnya menggunakan energi nuklir dan memperkaya uranium di wilayahnya dalam kerangka aturan internasional.

Ucapannya itu keluar di malam keberangkatannya ke sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat (AS).


Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta