INTERNASIONAL NASIONAL

Senin, 19 Agustus 2013

Uni Eropa Mempertimbangkan Kembali Hubungan dengan Mesir

Uni Eropa (UE) akan "segera meninjau" dalam beberapa hari mendatang hubungan dengan Mesir, menurut sebuah pernyataan bersama hari Minggu (18/8/2013).

Pernyataan, yang diposting di situs resmi Uni Eropa pada hari Minggu, bersama-sama dilakukan oleh Presiden Dewan Eropa Herman Van Rompuy dan Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso.

Bersama dengan negara-negara anggotanya, Uni Eropa akan mengadopsi langkah-langkah yang bertujuan untuk mempromosikan mengakhiri kekerasan Mesir, kembalinya dialog politik dan kembali ke proses demokrasi seperti yang dilansir situs resmi Uni Eropa.
Bentrokan mematikan tidak menunjukkan tanda-tanda berakhir di Mesir, bekerja sama dengan mitra internasional dan regional, Uni Eropa akan tetap tegas terlibat dalam upaya untuk melakukan upaya rekonsiliasi di Mesir.

Dalam pernyataan tersebut, kedua pemimpin Uni Eropa meminta semua pihak di Mesir, khususnya pemerintah sementara dan tentara Mesir, untuk menahan diri dan mengakhiri kekerasan segera.

"Eskalasi lebih lanjut harus dicegah. Ini bisa memiliki konsekuensi tak terduga bagi Mesir dan bagi lingkungan yang lebih luas," kata Jose Manuel Barroso sepertiyang dikutip oleh Xinhua.

Para pejabat tinggi dari Uni Eropa 28 anggota akan bertemu hari Senin untuk meninjau krisis di Mesir.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Catherine Ashton mengatakan pada hari Jumat (16/8/2013) bahwa dia telah meminta perwakilan negara anggota untuk membahas dan mengkoordinasikan "tindakan yang tepat" dalam menanggapi kekerasan di Mesir.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta