INTERNASIONAL NASIONAL

Rabu, 07 Agustus 2013

Radiasi Reaktor Fukushima Mencemari Laut

Reaktor Fukushima pembangkit nuklir raksasa Jepang telah menghadapi kondisi darurat baru yang tidak dapat ditanggulangi oleh operator pabrik TEPCO, kata pengawas nuklir.

Kondisi air yang terkena radiasi masuk ke laut melewati penghalang bawah tanah dan naik menuju permukaan, Shinji Kinjo, kepala Otoritas (NRA) gugus tugas Pengaturan Nuklir, mengatakan kepada kantor berita Reuters.

Meningkatnya air tanah adalah masalah terbaru untuk TEPCO, operator pabrik nuklir yang telah dikritik karena respon lambat improvisasi dan melaporkan kerusakan pembangkit raksasa akibat gempa dan tsunami yang terjadi pada Maret 2011 lalu yang menghancurkan fasilitas tersebut.
Tim pengawas Fukushima mengatakan "perlu langkah-langkah baru untuk menghentikan air yang terkontaminasi mengalir ke laut''.

Masashi Goto, seorang insinyur nuklir pensiunan yang bekerja pada beberapa tanaman TEPCO, mengatakan perusahaan belum proaktif dalam menyelesaikan krisis kontaminasi.

Dia mengatakan situasi saat ini lebih parah dari kemampuan perusahaan untuk dapat menanganinya. Hal itu tidak segera jelas berapa banyak ancaman radiasi pada tanah yang terkontaminasi.

Dalam minggu-minggu setelah terjadinya bencana yang menghancurkan, pemerintah Jepang diperbolehkan untuk membuang puluhan ribu ton air yang terkontaminasi ke dekat Samudera Pasifik dalam sebuah langkah darurat.

Bercampurnya air beracun yang dilepas ke laut dikritik oleh negara-negara tetangga serta nelayan lokal dan pihak lainnya yang merasa dirugikan, sejak itu air tidak dibuang ke laut lagi tanpa persetujuan dari kotapraja setempat.

1 komentar:

Cyntia Liona Zarkasy mengatakan...

Oke sip infonya...

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta