INTERNASIONAL NASIONAL

Selasa, 13 Agustus 2013

KPK Singapura Mengalami Krisis Kepercayaan

Setelah jajaran pimpinan KPK (Corrupt Practices Investigation Bureau) Singapura pejabat  Yeo Seow Hiong Edwin didakwa melakukan korupsi. Lembagan itu mengalami krisis kepercayaan.

Yeo Seow Hiong Edwin,  pejabat yang masuk jajaran penting di institusi pembasmian korupsi itu dituduh telah menggalapkan anggaran sebesar 1,7 juta dollar Singapura (sekitar Rp 136 miliar).

Anggaran itu dikorupsi ketika Edwin masih menjabat sebagai Direktur Departemen Riset Lapangan dan Bantuan Teknis. Hasil pemilahan dana menunjukkan, seharusnya 1,1 juta dollar ditujukan untuk memenuhi keperluan pengadaan barang dan jasa, 470 ribu dollar untuk dana operasional, dan 151 ribu dollar untuk keperluan lain-lain.

Kasus ini mengundang perhatian besar di Singapura yang selama ini dianggap sebagai negara yang bebas korupsi. Perhatian komunitas anti korupsi internasional juga sangat tinggi.

Kejaksaan Singapura menggugat Yeo Seow Hiong dengan 21 kejahatan termasuk penghilangan kepercayaan dan mengeluarkan dokumen palsu.

Jawatan Perdana Menteri Singapura akan menggantikan direktur Biro Anti Korupsi. Menurut Lianhe Zaobao, Yeo Seow Hiong adalah pejabat tinggi yang paling serius kejahatannya sejak Biro Anti Korupsi dibentuk 60 tahun yang lalu.

Wakil Perdana Menteri Singapuran merangkap Menteri Dalam Negeri Teo Chee Hean mengatakan, peristiwa ini membuat lembaga pemerintah meninjau kembali proses pemonitoran. Persitiwa ini sangat serius, apabila lembaga ini bertanggung jawab terhadap misi kebersihan sistem pegawai negeri, hal ini berkaitan dengan seorang pejabat tinggi Biro Anti Korupsi.

Pengamat hukum di Singapura mengusulkan, pemerintah Singapura harus meningkatkan level masuknya tempat perjudian, dan memonitori pengawai negeri dari Biro Polisi, Biro Anti Korupsi dan pengadilan.

Pemerintah Singapura menentukan, pegawai negeri harus melaporkan keadaan keuangan, pemerintah harus meningkatkan pengawasan bagi pegawai negeri yang mempunyai banyak hutang atau dalam keadaan keuangannya yang sulit.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta