INTERNASIONAL NASIONAL

Sabtu, 10 Agustus 2013

Bos Fonterra Meminta Maaf atas Penyebaran Susu Formula Berbakteri

Komisaris Jenderal Serikat Industri Susu (Fonterra) Selandia Baru, John Wilson untuk pertama kalinya meminta maaf karena peristiwa polutan Botulinum, dan berjanji akan menyelidiki peristiwa ini dan memperbaiki rantai suplai sedunia dalam seluruh sistemnya.

John Wilson membenarkan bahwa produk susu yang mungkin tercemar Botulinum telah dikontrol. Titik berat selanjutnya adalah penyelidikan atas terjadinya peristiwa ini. Dia berjanji mencegah terjadinya lagi peristiwa serupa. Perusahaan mereka juga akan memperbaiki rantai suplai sedunia.

New Zealand Herald kemarin (08/08) melaporkan bahwa Menteri Kesehatan Selandia Baru mengkonfirmasi bahwa sejauh ini masih belum menerima laporan keracunan bayi karena Botulinum.

Botulinum merupakan bakteri yang amat berbahaya yang dapat menyebabkan kelumpuhan, dalam dalam waktu lama dapat beresiko kematian.  Bakteri botulinum dalam  beberapa konsentrat protein yang digunakan di produknya, termasuk susu bayi dan minuman olahraga.

Bakteri botulinum ditemukan di tiga tumpukan konsentrat protein susu, yang digunakan untuk susu formula bayi, Nutricia Karicare. Konsentrat yang terkontaminasi itu diekspor Fonterra ke Cina, Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Arab Saudi.

Kementerian Industri Pertama Selandia Baru memastikan juga selain tepung Whey Protein yang tercemar, produk susu lain belum tercemar Botulinum.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta