INTERNASIONAL NASIONAL

Minggu, 21 Juli 2013

Indonesia Menyampaikan Isu Gap Pembangunan di APEC

Walaupun liberalisasi dan investasi adalah unsur penting di dalam pencapaian The Bogor Goals, Indonesia turut menekankan pentingnya mengatasi gap pembangunan tidak dapat dipungkiri akan terjadi, khususnya bagi pengusaha kecil. Demikian disampaikan Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Kemdag RI, Iman Pambagyo kepada wartawan di sela-sela Pertemuan SOM III di Medan (05/07).

Liberalisasi dan investasi tidak secara otomatis menghilangkan gap pembangunan. Meskipun, menurut Iman, tujuan akhirnya peningkatan taraf hidup dan perekonomian di kawasan. "Kita tidak boleh liat enaknya saja", tambah Iman.

Tidak bisa dipungkiri apabila para "small guys" tidak kita perhatikan, mereka tidak dapat menikmati keuntungan dari liberalisasi. The small guys ini adalah para pengusaha muda, pengusaha wanita dan UKM.

"Indonesia, ingin agar mereka turut menikmati keuntungan ini, oleh sebabnya kita terus perdalam pembahasan mengenai cara mengatasi gap pembangunan", lanjut Iman. Penting bagi mereka untuk masuk ke dalam mata rantai supply chain.

Ke depan, lanjut Iman, tentu Indonesia ingin melalui liberalisasi dan investasi APEC membangun kawasan Asia Pasific yang berdaya tahan. "Oleh karena itu, beberapa hal perlu diperhatikan, termasuk cara menjembatani gap pembangunan ini".

Selain isu gap pembangunan, Indonesia juga mendorong agar APEC senantiasa menjadi pendukung sistem perdagangan multilateral.

Hal ini, menurut Iman, terkait dengan konferensi tingkat Menteri WTO di Bali Desember mendatang. "Kita ingin agar hasil di Bali nanti dapat memberi masukan berarti bagi kemajuan perundingan di WTO". (www.kemlu.go.id)

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta