INTERNASIONAL NASIONAL

Minggu, 03 Maret 2013

Indonesia Berkomitmen Dalam Pelestarian Hutan di Business Daily Forum 2013, Tokyo

Indonesia kembali menegaskan kembali komitmennya dalam hal pelestarian lingkungan dan sustainable development di tengah derasnya arus investasi dan pengembangan industri di tanah air.

Hal ini disampaikan oleh Duta Besar RI untuk Jepang, Muhammad Lutfi, dalam Nikkei Business Daily Forum 2013?tanggal 14 Februari 2013, yang mengusung tema Business Chance with Indonesia: A fast growing economic giant, di Tokyo.

Acara yang dihadiri oleh sekitar 325 orang peserta tersebut diselenggarakan bersama oleh Asia Pulp and Paper Japan (APPJ), Nihon Keizai Shimbun (Nikkei), dan didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo. Para pembicara yang terlibat adalah Dr. Yuri Sato (Director-General of Institute of Developing Economies, Japan External Trade Organization, IDE-JETRO, Maidiward (Atase Kehutanan KBRI Tokyo), Aida Greenbury (Managing Director Asia Pulp and Paper), dan Masao Sekii (General Manager Sompo Japan Insurance Inc).

Bertindak sebagai moderator adalah Dr. Shigeyuki Okajima, Executive Director dari Japan Environmental Education Forum. Dalam pembukaannya, Dubes Muhammad Lutfi menyampaikan bahwa saat ini Indonesia tengah menjadi salah satu negara tujuan utama investasi karena tingkat kestabilan pertumbuhan ekonomi serta besarnya peningkatan kelas menengah dan daya beli masyarakat.

Indonesia juga tengah berupaya untuk beralih menjadi negara industri dengan meningkatkan value added komoditas yang dimilikinya. Namun demikian dalam proses pengembangan industri di tanah air, Pemerintah Indonesia tetap memperhatikan komitmennya dalam hal pelestarian lingkungan seperti pemenuhan target penurunan emisi CO2 sebesar 26% pada tahun 2020 mendatang.

Dr. Yuri Sato menyampaikan mengenai perkembangan Indonesia. Indonesia kini dinilai sebagai negara yang cukup menjanjikan bagi investasi Jepang di berbagai bidang. Jika dahulu Indonesia lebih dikenal sebagai negara penyedia sumber daya ke Jepang maka kini hal tersebut telah mulai berubah.

Generasi muda Indonesia kini dinilai lebih aktif, dinamis serta lebih terbuka terhadap kebudayaan lain antara lain budaya Jepang. Hal ini terlihat dari popularitas drama Jepang serta tokoh-tokoh kartun Jepang seperti Doraemon di Indonesia. Oleh karena itu, pengusaha Jepang diharapkan dapat memanfaatkan peluang tersebut dan berinvestasi di Indonesia.

Dalam sesi selanjutnya, Bapak Maidiward menyampaikan kebijakan Pemerintah Indonesia di bidang lingkungan terutama dalam hal pencegahan illegal logging di Indonesia. Pemerintah Indonesia telah memperkuat law enforcement di lapangan serta mengembangkan sistem verifikasi legalitas produk kayu asal Indonesia. Selain itu, Indonesia juga telah meluncurkan program one billion Indonesian tree for the world. Sebagai salah satu negara dengan hutan hujan tropis terbesar di dunia, Indonesia menyadari kewajibannya dalam pelestarian lingkungan yang manfaatnya bukan hanya untuk Indonesia namun juga bagi dunia.

Kebijakan Pemerintah Indonesia ini juga didukung oleh komitmen pihak swasta. Asia Pulp and Paper selaku penyedia produk kertas dan pulp utama ke Jepang menyampaikan bahwa pada tanggal 5 Februari 2013 lalu, perusahaan tersebut telah mengumumkan kebijakan Perlindungan Hutan. Aida Greenbury juga menyampaikan bahwa APP telah menangguhkan aktivitas pembukaan lahan hutan alam hingga selesainya penilaian independen untuk mengidentifikasi area bernilai konservasi tinggi.

Area yang diidentifikasi memiliki nilai konservasi tinggi akan dilindungi melalui program pengelolaan jangka panjang. Hal ini termasuk dalam Sustainability Roadmap APP Visi 2020 yang dikeluarkan pada bulan Juni 2012 lalu. Selanjutnya, Masao Sekii menyampaikan rencana Sompo Japan Insurance Inc untuk mengembangkan bisnis asuransi di Asia dengan mengedepankan sustainable management. Perusahaan ini juga telah turut aktif dalam isu perubahan iklim dalam forum UN Global Compact dengan menggunakan dan corporate social responsibility.

Perusahaan ini juga berniat untuk berinvestasi di Indonesia karena peluang di bidang asuransi terutama asuransi kendaraan dan asuransi jiwa cukup besar. Besarnya jumlah peserta acara tersebut mencerminkan pula animo pengusaha Jepang untuk berinvestasi ke Indonesia.

Nilai investasi Jepang ke Indonesia semakin meningkat tiap tahunnya. Untuk tahun 2012, nilai investasi Jepang telah mencapai US$ 2,45 miliar tumbuh pesat dibandingkan tahun sebelumnya dengan nilai US$ 1,5 miliar. (www.kemlu.go.id)

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta