INTERNASIONAL NASIONAL

Selasa, 04 Desember 2012

Jepang Akan Menghadang Roket Unha-3 Korut dengan Reket PAC-3 di Okinawa

Perdana Menteri Jepang, Yoshihiko Noda, memerintahkan kementerian terkait siaga menyiapkan sejumlah antisipasi. Berbagai kemungkinan menghadapi  jatuhnya roket Korea Utara ke wilayah Jepang, Pasukan Bela Diri Jepang mulai menempatkan rudal PAC-3 di Okinawa dan pesawat tempur level Aegis Combat.

Noda mengatakan ia akan mencari kerja sama dengan Amerika Serikat, Korea Selatan, Rusia, dan China, untuk mendesak Korea Utara menghentikan peluncuran, yang akan dilakukan antara 10-22 Desember, kata Kantor Berita Jepang, Kyodo.

Menteri Pertahanan Jepang Satoshi Morimoto dalam perintahnya menuntut Pasuskan Bela Diri mengadakan persiapan untuk menghadapi kemungkinan jatuhnya roket di wilayah Jepang. Kementerian Pertahanan berencana mengadakan rapat keamanan pada tanggal 7 ini untuk merundingkan keamanan Jepang.

Di tempat lain, China yang biasa menjadi sekutu tradisional Korea Utarea menyatakan perhatiannya atas Korea Utara yang mengumumkan akan meluncuran satelit dan mencatat reaksi berbagai pihak.

Demikian yang dikatakan juru bicara Kementerian Luar Negeri China Qin Gang kemarin(2/12). Qin Gang menyatakan, Korut mempunyai hak penggunaan antariksa secara damai, tapi hak ini harus dibatasi resolusi terakit Dewan Keamanan PBB.

Ia mengharapkan pihak terkait berbuat lebih banyak hal yang memantapkan situasi Semenanjung Korea, berbagai pihak harus tenang, sabar dan menghindari perubahan situasi.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Qin Gang, Korea Utara memiliki hak mengembangkan program ruang angkasa nasional yang damai, tetapi semua tindakan ke arah itu harus dilakukan dalam bingkai resolusi Dewan Keamanan PBB.

Korea Utara mengumumkan rencana itu pada Sabtu, mengatakan satelit yang akan dibopong itu adalah satelit pengamatan bumi, versi kedua dari Kwangmyongsong-3, akan diluncurkan memakai roket Unha-3 dari Pusat Ruang Angkasa Sohae, di Provinsi Phyongan Utara. Peluncuran ini merupakan kali kedua setelah Korea Utara gagal melakukan percobaan peluncuran sebelumnya.

Kantor Berita Korea Utara, KCNA, sebelumnya melaporkan, versi kedua satelit Kwangmyongsong-3 akan diluncurkan roket Unha-3 dari Pusat Ruang Angkasa Sohae, antara 10-22 Desember.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta