INTERNASIONAL NASIONAL

Sabtu, 08 Desember 2012

Buku Sejarah Kejahatan Pembantaian Nanking oleh Tentara Jepang Diluncurkan di Beijing


Pembantaian Nanking merupakan salah satu kisah sejarah buruk dan kejahatan perang pada masa perang dunia II yang kemudian akhirnya Jepang bertekuk lutut setelah tentara Sekutu turun tangan dan terlibat dalam masalah tersebut akibat pengeboman pelabuhan Amerika Serikat Perl Harbor di Philipina.

Perisitwa kejahatan perang berbentuk Genosida yang dilakukan oleh tentara Jepang di Nanjing yang ketika itu ibu kota Republik China, setelah kekalahan China di tangan Tentara Kekaisaran Jepang pada 13 Desember 1937.

Pembantaian itu berjalan selama enam minggu sampai awal Februari 1938 di tepi sungai Yangtze. Menurut Pemerintah China jumlah korban mencapai 300 ribu orang penduduk China. Para korban tewas dalam pembunuhan massal, pemerkosaan, dan pengrusakan kota Nanjing yang dilakukan oleh tentara Samurai Jepang.

Kitab Sejarah Pembantaian Nanjing tersebut secara diceritakan dalam sebuah buku yang diluncurkan di Beijing bertepatan dengan 75 tahun insiden pembantaian Nanjing oleh tentara agresor Jepang.

Kitab Sejarah Pembantaian Nanjing terdiri dari tiga jilid, dengan 1,1 juta huruf. Buku itu disusun oleh seratus ahli dan pakar dari dalam dan luar negeri dengan memakan waktu belasan tahun.

Buku itu disusun oleh pakar yang mengumpulkan arsip dan literatur di Taiwan serta delapan negara, yaitu di Jepang, AS, Inggris, Jerman, Perancis, Italia, Rusia, dan Spanyol.

Buku itu juga mencantumkan catatan harian, surat, materi audio, serta literatur diplomatik dan militer dari pemerintah negara terkait. Kitab itu merupakan hasil penelitian yang secara lengkap mencatat sejarah tentang Pembantaian Nanjing.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta