INTERNASIONAL NASIONAL

Selasa, 27 November 2012

Potensi Kreatifitas Generasi Muda Indonesia Terlihat di Pameran Produk Kreatif Indonesia 2012

Pemerintah Indonesia selenggarakan Pameran Produk Kreatif Indonesia 2012 yang ke-6 berlangsung di Jakarta dari tanggal 21 sampai 25 November lalu. Dalam pameran tersebut diperagakan produk-produk kreatif sektor bangunan, kerajinan tangan, media digital dan seni pertunjukan.

Pameran digelar untuk mempromosikan industri kreatif Indonesia, dan mendorong lebih banyak pemuda mengembangkan daya kreatifnya untuk menjadi tenaga penggerak pembangunan Indonesia di masa depan. Menurut data statistik, 50 persen penduduk Indonesia berusia di bawah 30 tahun, angkatan muda menentukan masa depan Indonesia.

Perancang banyak produk yang dipamerkan kali ini adalah angkatan muda, menunjukkan potensi besar pembangunan Indonesia di masa depan. Pejabat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia menyatakan, di Indonesia terdapat lebih 500 suku bangsa, dan setiap suku mempunyai budayanya sendiri.

Warisan budaya yang kaya meletakkan dasar bagi perkembangan industri kreatif Indonesia. Tahun 2009 dinyatakan oleh pemerintah sebagai "Tahun Industri Kreatif" untuk mendorong persusahaan lokal memamerkan produknya di seluruh negeri bahkan dunia.

Pemerintah Indonesia menaruh perhatian besar pada perkembangan industri kreatif. Untuk itu, khusus dibuatkan peraturan dan menugaskan 24 badan pemerintah menyusun rencana pembangunan industri kreatif. Pemerintah tahun 2011 mengalokasikan dana 50 miliar rupiah untuk mendukung pendidikan dan pelatihan tenaga industri kreatif di luar negeri.

Industri kreatif Indonesia mencapai kemajuan mantap tahun-tahun terakhir ini dengan adanya dukungan pemerintah. Industri tersebut tahun 2010 menyumbang 48,6 miliar dolar AS bagi produk domestik bruto (PDB), mencatat kenaikan 6,03 persen, dan menyerap 86 juta tenaga kerja, atau 7,9 persen total angkatan kerja di Indonesia.

Budaya pop juga industri yang menjadi fokus perhatian pemerintah Indonesia. Pemerintah khusus mengirim musisi ke Korea Selatan untuk belajar industri budaya pop.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu menyatakan di depan pembukaan pameran produk kreatif kali ini bahwa Indonesia perlu belajar dari Korea Selatan dan menciptakan budaya popnya sendiri, serta menyebarkannya ke seluruh dunia.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta