INTERNASIONAL NASIONAL

Jumat, 19 Oktober 2012

Kemajuan Ekonomi China Bermanfaat Bagi Ekonomi Global

Kemajuan ekonomi China telah membuat perhatian dunia internasional semain tinggi di Asia Timur ini. China yang dulunya ekonominya tertutup sekarang ini telah berubah menjadi gerbong perputaran ekonomi melawan krisis global yang sekarang ini semakin menghantui.

Perbaikan ekonomi China telah membuat prestasi besar karena bukan saja untuk kesejahteraan rakyat China saja tetapi terbukti telah menjadi stimulus bagi pertumbuhan di negara-negara lain, khususnya yang melakukan kerjasama ekonomi dengan China.

Hal ini disampaikan oleh ahli ekonomi Rusia, Andrei Ostrovsky, wakil direktur Timur Jauh Studies Institute di Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia.

Menurut Ostrovsky  kemampuan ekonomi rakyat China, telah memfasilitasi pertumbuhan ekonomi global. Ia juga mengatakan bahwa China telah sampai pada pencapaian  yang  "menakjubkan" hasil dalam restrukturisasi ekonomi, terutama di sektor teknologi tinggi.

Sekitar empat tahun yang lalu, pemimpin China membuat keputusan strategis untuk merestrukturisasi ekonomi dari modus berorientasi ekspor untuk pertumbuhan dalam negeri, kata Ostrovsky. Ia juga menambahkan bahwa Beijing mengadopsi sebuah program dua-tahap inovasi dengan tahap pertama akan selesai pada tahun 2020 dan yang kedua pada tahun 2050.

"Bahkan sekarang China telah maju ke tempat ketiga dengan jumlah inovasi diadopsi untuk penggunaan sehari-hari," kata Ostrovsky.
Jika tren berlanjut, pada tahun 2025 China akan mengejar ketertinggalannya terhadap Amerika Serikat di sektor teknologi tinggi, khususnya di gadget elektronik, rel kereta api dan perangkat lunak, katanya.

Pertumbuhan nano teknologi, transportasi dan manufaktur pesawat sangat menarik dan menantang, Ostrovsky kata.

Mengingat perjalanan ke China, Ostrovsky China pada bulan April 2012 lalu membuat Ostrovsky terkesan. Terutama pengetahuan dan teknologi nano yang dimiliki oleh China.

Sektor transportasi yang sedang mekar adalah contoh dari booming inovasi China, dengan futuristik magnetik-bantal kereta mengubah lanskap negara dan gaya hidup, kata Ostrovsky.

Namun, China dapat menghadapi tantangan dalam perjalanan ke transformasi ekonomi karena kurangnya sumber daya energi dan populasi yang menua.

Satu-satunya cara keluar dari lingkaran setan adalah dengan meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan memperkenalkan teknologi hemat energi, sehingga volume yang sama atau lebih besar dari produksi dapat dicapai dengan konsumsi energi yang relatif lebih rendah.

Itulah sebabnya pemerintah China menginvestasikan uang dalam jumlah besar dalam program pendidikan nasional di semua tingkatan, kata Ostrovsky. Dia menambahkan bahwa para pemimpin China memahami bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi akan membantu transisi menyakitkan dari rendah-efisien pengembangan untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.

Pada tahun 2004, misalnya, pemerintah China mulai bergeser dari ekonomi sumber daya yang bergantung pada ekonomi hijau dan memperkenalkan kriteria konsumsi energi untuk perusahaan besar.

Sejak itu, sumber energi alternatif seperti tenaga surya,, angin termal dan pasang surut telah mulai menjamur di negeri ini, kata Ostrovsky.

Transisi China untuk pertumbuhan ekonomi dalam negerinya telah didorong oleh pesatnya pertumbuhan perkotaan momentum negara, populasi yang perlu dipertahankan, kata Ostrovsky.

Sementara itu, China telah melakukan langkah-langkah untuk memperbaiki kondisi kehidupan penduduk pedesaan yang besar dengan meningkatkan tingkat pensiun, meningkatkan kesehatan pembayaran aksesibilitas dan sosial.

Tugas utama berikutnya untuk restrukturisasi ekonomi China, sebagai Perdana Menteri Wen Jiabao mengatakan pada bulan Maret, adalah dengan meningkatkan jaminan sosial penduduk pedesaan dengan target akhir untuk menyamakan standar hidup antara penduduk perkotaan dan pedesaan pada tahun 2020.

Dengan mencapai target tersebut, China akan lebih meningkatkan permintaan domestik dan melayani penduduk dengan barang-barang konsumsi yang lebih.

Inovasi teknologi menawarkan cara mendasar bagi China untuk mengatasi kesengsaraan ekonomi dunia, menurut ahli. Pertumbuhan hijau adalah pendekatan yang tepat menuju transformasi ekonomi.
China tidak hanya membuat prestasi spektakuler itu sendiri, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap ekonomi global secara keseluruhan, sebagai interaksi kuat ekonomi yang dihasilkan dari keuntungan di negara lain, kata Ostrovsky.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta