INTERNASIONAL NASIONAL

Selasa, 27 Maret 2012

Presiden China Hu Jintao dan Presiden AS Barack Obama Kembali Bertemu

Presiden China Hu Jintao dan timpalannya nya AS Barack Obama bertemu hari Senin (26/3/2012) untuk membahas hubungan bilateral dan isu-isu regional yang menjadi perhatian bersama.

Pertemuan yang terjadi di sela-sela KTT Keamanan Nuklir Seoul yang dijadwalkan dimulai pada hari Senin dan Selasa. Kedua pemimpin memanfaatkan moment tersebut untuk pertama kali pada tahun kedua pemimpin ini.

Sebelum pembicaraan, Hu mengatakan dalam pernyataan singkat bahwa ini adalah pertemuan ke-11 dengan Obama selama tiga tahun terakhir.
Hu mengucapkan terima kasih atas perhatian yang dibuat oleh pihak AS selama kunjungan Wakil Presiden Cina Xi Jinping ke Washington bulan lalu.

Sementara itu, Obama mengatakan dia melihat ke depan untuk suatu hal yang "konstruktif, jujur ??dan produktif." Obama yang bertemu dnegan Hu juga mengatakan bahwa ia akan membahas isu-isu ekonomi dan komersial dengan presiden China dan melihat untuk memperluas perdagangan.

Obama juga mengatakan bahwa ia percaya pertemuan itu akan menawarkan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk berbicara tentang berbagai isu internasional, termasuk situasi di Republik Demokratik Rakyat Korea, Iran, Sudan dan Timur Tengah.

Hubungan bilateral China- AS adalah salah satu yang paling diperhatikan di dunia saat ini. Dalam 40 tahun terakhir sejak normalisasi diplomatik, hubungan bilateral telah maju dan membuat prestasi bersejarah meskipun penuh liku-liku, membawa manfaat besar bagi kedua negara.

Pada bulan Januari tahun lalu, Hu melakukan kunjungan ke Amerika Serikat, di mana kedua negara sepakat untuk membangun kemitraan koperasi berdasarkan saling menghormati dan saling menguntungkan.

Tahun lalu, perdagangan dua arah antara kedua negara mencapai 440 miliar dolar AS, dan kunjungan timbal balik melebihi 3 juta.

Pada bulan Februari, Xi mengunjungi Amerika Serikat untuk melaksanakan konsensus penting dicapai oleh Hu dan Obama.

China dan Amerika Serikat harus melihat dan menangani hubungan bilateral dari perspektif strategis dan jangka panjang, Menteri Luar Negeri Yang Jiechi mengatakan pada konferensi pers awal bulan ini.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta