INTERNASIONAL NASIONAL

Minggu, 25 Maret 2012

Aktivis Anti Nuklir Kecam KTT Industri Nuklir

Berbagai aktifis anti-nuklir berkumpul pada hari Jumat di sebuah stasiun kereta bawah tanah di selatan Seoul untuk mengutuk Konferensi Tingkat Tinggi Industri Nuklir yang berlangsung menjelang KTT Keamanan Nuklir pekan depan.

Sekitar 30 aktivis, sebelumnya merencanakan mengadakan aksi damai di depan tempat pertemuan puncak industri, tetapi usaha mereka terhalang oleh kehadiran polisi bersenjata berat.

Mereka bukan melakukan demonstrasi di stasiun kereta bawah tanah terdekat, dikelilingi oleh polisi berusaha mencegah mereka dari mengganggu acara industri nuklir terbesar di Korea Selatan. Para aktivis meneriakkan slogan-slogan seperti "Tidak Boleh Ada Fukushima Lagi!" dan "Tidak Ada Nuklir di Asia". Mereka juga menggelar spanduk dengan pesan yang kuat seperti "Kami benar-benar menentang pembangkit listrik nuklir" dan "Stop KTT Industri Nuklir."

Mereka mendesak perusahaan-perusahaan energi nuklir dan komunitas internasional untuk menunjukkan komitmen yang kuat untuk dunia yang bebas nuklir dengan menghentikan ekspor PLTN. "Kami menyerukan kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap rencana untuk membangun listrik tenaga nuklir di halaman belakang kami.

Tolak rencana negara-negara kuat dan perusahaan untuk mengekspos teknologi yang mematikan ini," kata Emily Fajardo, seorang aktivis dari Filipina. Korea Selatan aktivis bergandeng tangan dengan para pemrotes asing, mencela pemerintah yang menjadi tuan rumah KTT Industri Nuklir.

"KTT Keamanan Nuklir pekan depan akan berbicara tentang keselamatan dan keamanan nuklir, tetapi mereka dapat mencapai kata sepakat untuk melakukan pengurangan pembangkit listrik tenaga nuklir dan senjata nuklir," kata Won-Yangyi muda, direktur berbasis di Seoul Bersama Aksi Nuklir Masyarakat Bebas.

"Sebelum kita membahas keselamatan dan keamanan, isu mematikan pembangkit listrik tenaga nuklir dan mengurangi senjata nuklir harus didahulukan." KTT Industri Nuklir, dijadwalkan pada bulan Maret 23-24, telah mengundang pemimpin industri energi nuklir dari seluruh dunia untuk mengatasi berbagai isu, termasuk pengendalian bahan nuklir dan keamanan pembangkit listrik tenaga atom.

Acara global terjadi menjelang KTT Keamanan Nuklir pada tanggal 26-27. KTT mendatang menandai pertemuan internasional terbesar Korea Selatan yang pernah menjadi tuan rumah.

Acara ini akan mempertemukan 57 kepala negara dan perwakilan organisasi internasional untuk membahas pengamanan bahan nuklir dan memastikan keselamatan atom.

Polisi Korea Selatan meningkatkan kewaspadaan keamanan ke tingkat tertinggi, memobilisasi sekitar 36.000 petugas polisi. Polisi telah berjanji tindakan tegas terhadap aksi ilegal dan demonstrasi yang mengarah ke anarkis selama puncak penyelenggaraan.

KTT Industri Nuklir ini dilakukan oleh negara-negara besar dan maju yang memiliki akses terhadap energi nuklir di saat tekanan masyarakat internasional sedang tinggi tentang bahaya nuklir.

Para aktivis juga menyoroti senjata hulu ledak nuklir yang masih banyak dimiliki oleh negara-negara adidaya, sementara disisi lain berupaya menghadap banyak negara untuk mendapatkan akses terhadap energi nuklir.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta