INTERNASIONAL NASIONAL

Jumat, 10 Februari 2012

Provokasi Korea Selatan dengan Latihan Militer di Perbatasan Korea Utara

Korps Marinir Korea Selatan mengadakan kegiatan latihan militer Kamis (2/2/2012) dekat perbatasan laut yang tegang dengan Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK), latihan ini adalah yang pertama sejak kematian atas Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Il.

Marinir ditempatkan di pulau-pulau perbatasan Yeonpyeong dan Baengnyeong. Latihan sebuah operasi yang digelar seperti apa kata para pejabat militer Korea Selatan sebagai "penembus selama dua jam rutin" yang melibatkan K-9 self-propelled howitzer dan meriam Vulcan, menurut berita KBS.

Sebuah latihan penembakan serupa tahun 2010, yang diselenggarakan bersama dengan Amerika Serikat, memprovokasi DPRK dengan penembakan ke Pulau Yeonpyeong dan menewaskan empat warga Korea Selatan. Insiden tersebut menjadi sebab hubungan kedua negara yang bertikai berada pada titik terendah. Militer Korea Selatan diminta berjaga-jaga pada lima garis depan pulau-pulau dekat perbatasan maritim.

Korea Utara menolak untuk mengakui perbatasan Laut Kuning yang disebut Garis Batas Utara, seperti yang ditentukan oleh Komando pimpinan PBB pada akhir Perang Korea 1950-53 yang berakhir dengan gencatan senjata. Bagi Korea Utara garis batas tersebut sangat merugikan posisi Korea Utara.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta