INTERNASIONAL NASIONAL

Selasa, 28 Februari 2012

Kapal Tanker Minyak Yunani, Kembali Tangan Kosong, Setelah Iran Menolak Memberi Minyak

Iran telah menolak untuk memberikan minyak ke Yunani dalam bahasa Persia Teluk, kantor berita Fars lokal melaporkan pada hari Minggu (26/02/2012).

Republik Islam itu menolak untuk memberikan pengiriman 500.000 barel minyak mentah ke salah satu kilang di Yunani, menurut Fars.

"Kapal tanker minyak yang telah malakukan perjalanan ke Iran untuk mentransfer 500.000 barel minyak Iran ke salah satu kilang di Yunani kembali dgn tangan kosong karena Iran menolak untuk memberikan kiriman," kata Fars tanpa memberikan rincian lebih lanjut termasuk kapan mulai saat penolakan tersebut.
Menteri Perminyakan Iran Rostam Qasemi mengatakan Selasa lalu bahwa Iran akan memotong ekspor minyaknya ke negara-negara Uni Eropa (UE) jika kondisi tersebut tidak dipenuhi.

"Mereka negara-negara Uni Eropa (UE) yang tidak menyelesaikan kontrak pembelian jangka panjang minyak dengan Iran akan diperlakukan seperti Inggris dan Perancis," kata Qasemi mengacu baru diluncurkan larangan minyak penjualan untuk dua kekuatan Uni Eropa.

Deputi Menteri Minyak Iran Ahmad Qalebani mengatakan Senin lalu bahwa republik Islam itu mungkin akan memangkas ekspor minyaknya ke enam negara Eropa lainnya, seperti Portugal, Spanyol, Yunani, Italia, Jerman dan Belanda.

Iran mengumumkan minggu lalu bahwa mereka telah menghentikan ekspor minyak ke perusahaan-perusahaan Inggris dan Perancis dan meminta pembeli Uni Eropa lainnya untuk memperpanjang kontrak minyak mereka dengan Iran untuk dua sampai lima tahun.

Qalebani juga mengatakan bahwa "yang pasti, jika tindakan bermusuhan dari beberapa negara Eropa lainnya melanjutkan, ekspor minyak ke negara-negara akan dihentikan."

Jika negara-negara Uni Eropa menghentikan "tindakan bermusuhan," maka Iran siap untuk memperbarui kontrak minyak dengan negara-negara tersebut, kata Qalebani, yang juga direktur Perusahaan Minyak Nasional Iran.

Pengamat memperkirakan penolakan transfer minyak oleh Iran ke Yunani akan berdampak buruk bagi perekonomian Yunani yang masih sangat labil.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta