INTERNASIONAL NASIONAL

Selasa, 07 Februari 2012

Kanselir Jerman Angela Merkel Kecewa karena China Menolak Memberi Janji Kongkrit

Kanselir Jerman Angela Merkel menyimpulkan pada Sabtu (5/02/2012), tiga hari kunjungannya ke China tanpa janji konkret dari pemerintah China, sementara Perdana Menteri Wen Jiaobao mengatakan China akan melakukan upaya lebih untuk membantu dalam masalah utang Eropa.

China mungkin menawarkan dana penyelamatan ke Eropa, namun memiliki niat baik atau kemampuan untuk membeli Eropa, Wen menekankan pada Jumat, menanggapi kekhawatiran atas investasi di negara itu meningkat di ekonomi zona euro macet.

Itu adalah "mendesak" untuk memecahkan krisis utang Eropa, Wen mencatat, menambahkan bahwa China akan membantu dalam masalah utang Eropa melalui Dana Moneter Internasional, Fasilitas Stabilitas Keuangan Eropa dan Mekanisme Stabilitas Eropa.

Mekanisme ini adalah $ 650.000.000.000 bailout dana permanen ditandatangani oleh 25 dari 27 anggota Uni Eropa pada 30 Januari 2012.

Wen mengatakan bahwa negara-negara Eropa harus memainkan peran penting dalam menyingkirkan krisis utang, yang juga menyerukan upaya oleh pihak lain dari komunitas internasional.

"Uni Eropa, secara keseluruhan, selain dana talangan, terus menerus harus mempromosikan reformasi struktural dan sistematis di daerah mereka keuangan dan lainnya, dan memberikan masyarakat internasional indikasi yang terpadu dan lebih jelas tentang bagaimana mereka akan menyelesaikan masalah," tegas Wen.

"China bersedia untuk meningkatkan komunikasi dengan Jerman melalui mekanisme bilateral yang telah ada, berupa kerja sama keuangan, dan juga siap untuk tetap berhubungan dekat dengan semua pihak lain yang peduli untuk mengatasi masalah ini," katanya.

Sejak Uni Eropa menjadi ekonomi terbesar di dunia dan mitra dagang terbesar China, stabilitas keuangan blok itu, pertumbuhan ekonomi dan integrasi tidak hanya mempengaruhi nasib Eropa dan masa depan, tetapi juga bahwa Cina dan dunia, PM Wen menambahkan.

Menurut China Daily, Merkel mengatakan bahwa dia dan Wen telah mencapai kesepakatan bahwa negara-negara Eropa perlu untuk lebih meningkatkan regulasi keuangan.

Dia berpikir bahwa stabilisasi euro terutama masalah untuk orang Eropa.

"Kita harus melakukan pekerjaan rumah kami," kata Merkel, menambahkan dunia diharapkan Eropa untuk menyajikan sebuah front persatuan.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta