INTERNASIONAL NASIONAL

Jumat, 10 Februari 2012

AS Meminta Pasar Jepang Lebih Terbuka Untuk Menerima Produknya

Pejabat AS bertemu dengan pejabat Jepang terkait dengan keterbukaan pasar Jepang untuk produk-produk AS. Pembicaraan perdagangan AS - Jepang, pada hari Selasa (7/2/2012). Pembicaraan tersebut lebih fokus ke perjanjian perdagangan bebas regional yang dikenal sebagai Trans-Pacific Partnership (TPP).

"Para pejabat Jepang menggarisbawahi kesiapan pemerintah Jepang untuk terlibat dengan Amerika Serikat pada berbagai isu ke depan," kata juru bicara Carol Guthrie dari kantor Perwakilan Dagang AS dalam sebuah pernyataan.

"Sebagai langkah berikutnya, kedua pemerintah sepakat untuk mengadakan pertemuan tindak lanjut pada tingkat bekerja pada 21-22 Februari di Washington, DC, sebagai proses konsultasi yang harus terus berlanjut," tambahnya.

Tawaran Jepang menghadapi oposisi yang kuat dari para pembuat mobil AS dan serikat buruh yang meragukan apakah Tokyo siap untuk membuka pasar untuk impor mobil dari AS.

Japan Automobile Manufacturers Association mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasar domestik Jepang adalah "terbuka penuh" dan bahwa pilihan konsumen adalah alasan utama di balik rendahnya impor Jepang. Selama ini Jepang tidak melakukan proteksi apapun terkait dengan produk otomotif tetapi harga yang rasional sangat signifikan mempengaruhi pasar.

"Kami harus melalui proses yang sangat deliberatif," kata Perwakilan Dagang AS Ron Kirk baru-baru ini.

Amerika Serikat dan anggota TPP saat ini berharap untuk menyimpulkan perjanjian sebelum akhir tahun ini. Tapi perjanjian itu juga belum dibicarakan dengan oposisi yang kuat dari petani Jepang yang akan menolak produk-produk AS.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta