INTERNASIONAL NASIONAL

Jumat, 04 November 2011

Demonstran Anti Wall Street Oakland Ditembaki Peluru Karet


Demonstrasi massal yang memaksa penutupan sementara salah satu pelabuhan tersibuk di Amerika berkobar menjadi kekerasan, yang membuat demonstran bentrok dengan polisi berpakaian anti huru-hara.

Sebelum menangkap demonstran anti-korporasi, polisi anti-kerusuhan California mulai membersihkan alun-alun di depan Balai Kota Oakland, di mana para demonstran telah berkemah selama dua minggu terakhir, The Associated Press melaporkan.

Sekitar 500 petugas polisi mencoba menutup jalan-jalan yang mengarah ke situs Oakland dan untuk membongkar tenda-tenda para aktivis.

Hampir 150 tenda telah didirikan di lokasi selama dua minggu terakhir, sebagai protes terinspirasi oleh protes anti-Wall Street, menyebar di seluruh negeri.

Protes Menduduki Wall Street (OWS) atas kemiskinan, pengangguran tinggi dan ketimpangan ekonomi yang menyebar dari sebuah kamp tunggal di New York City pada 17 September menjadi ratusan kota di seluruh AS.

Polisi di kota Oakland, California, bergerak mendekati para demonstran Kamis pagi, menembakkan gas air mata dan melakukan penangkapan, setelah puluhan demonstran masuk ke sebuah gedung kosong. Para pejabat juga menuduh para pengunjuk rasa yang berdemonstrasi sebagai bagian gerakan "Occupy Wall Street" yang lebih besar, telah menghancurkan jendela dan memicu kebakaran.

Kantor berita Associated Press mengutip polisi Oakland yang mengatakan sebagian demonstran juga melemparkan bom molotov.

Pejabat-pejabat polisi mengatakan puluhan demonstran ditangkap, tetapi tidak menyebut berapa jumlahnya. Beberapa pengunjuk rasa dibawa ke rumah sakit karena luka-luka akibat tembakan peluru karet polisi. Tayangan video menunjukkan seorang demonstran jatuh ke tanah ditembak dengan sebuah peluru karet ketika ia berlari menjauh dari polisi.

Aksi kekerasan itu meletus setelah protes pada hari Rabu yang diikuti sebanyak 7.000 orang dan memaksa penutupan sementara Pelabuhan Oakland. Pelabuhan tersebut adalah yang terbesar kelima di Amerika dan berperan penting untuk pengiriman hasil bumi dan barang-barang elektronik ke Asia.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta