INTERNASIONAL NASIONAL

Senin, 03 Oktober 2011

Rusia Terancam Rudal-Rudal NATO

Moskow merasa terancam oleh kebijakan pertahanan NATO yang akan menempatkan rudal-rudalnya pada daerah-daerah perbatasan dengan Rusia.

Keresahan ini disampaikan oleh Utusan Rusia, Dmitri Rogozin yang berbicara pada konferensi pers. Moscow dan NATO masih memiliki kesempatan untuk mencapai kompromi pada pertahanan rudal, "meskipun waktu untuk pembicaraan terbatas," kata utusan Rusia itu pada Senin (3/10/2011).

Rogozin juga mengakui kedua belah pihak belum mengembangkan proyek berbagi tanggung jawab umum pada keamanan seluruh benua Eropa.

"Eropa anti-rudal sistem pertahanan tidak terpikirkan tanpa partisipasi Rusia," katanya, mengulangi bahwa Moskow akan terus menekan NATO untuk menjamin secara hukum mengikat yang sistem anti-rudal NATO belum menargetkan Rusia.

Utusan menambahkan bahwa proyek semacam itu tidak bisa menjadi bisnis swasta AS, karena proyek menyentuh wilayah Eropa.

Moskow telah lama menentang penyebaran fasilitas rudal pertahanan NATO di dekat perbatasan, mengatakan mereka akan menjadi ancaman keamanan negara dan mengganggu keseimbangan strategis kekuatan di Eropa.

Rogozin juga mengeluhkan bahwa NATO tidak memperlakukan Rusia sebagai mitra setara dan "Rusia-NATO dewan tidak menjalankan fungsinya."

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta