INTERNASIONAL NASIONAL

Sabtu, 18 Desember 2010

Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara dan Korea Selatan


Oleh Sumantiri B. Sugeo

Kapal perang Angkatan Laut Korea Selatan dilaporkan tenggelam beberapa jam setelah berangkat menuju perairan, Sabtu 27 Maret 2010. Petugas berwenang mengatakan, setidaknya ada sekitar 58 dari 104 awak pada kapal perang itu berhasil diselamatkan. Hingga kini, belum diketahui penyebab utama tenggelamnya kapal, tetapi menurut banyak pihak yang berhasil selamat dari kapal tenggelam tersebut kemungkinaan ada tembakan torpedo pada buritan kapal tersebut.

Di wilayah perbatasan laut antara korea selatan dan korea utara, tetapi mereka tidak dapat membuktikan keberadaan kapal Korea Utara saat terjadi kejadian tersebut, baik dari peralatan navigasi ataupun dari pengawasan para prajurit kapal.


Isu serangan dari Korea Utara ini sebenarnya didasari oleh ketegangan antara dua Negara yang dalam beberapa tahun ini semakin panas. Sehingga segala kejadian kecelakaan yang terjadi pada militer Korea Selatan selalu langsung menunjuk hidung Korea Utara, tetapi ada sebagian pihak yang menyatakan bahwa penembakan Korea Utara bisa saja terjadi dengan menggunakan kemampuan teknologi militer Korea Utara yang didukung Rusia dan China.

Bisa saja kapal Korea Utara tidak terdeteksi peralatan navigasi Korea Selatan dan meluncurkan torpedo yang menghancurkan buritan kapal milliter Korea Selatan tersebut, alas an ini sangat masuk akal mengingat kerusakan dibagian belakang kapal tersebut bisa menjadi fakta yang kuat.

Seandainya benar-benar terjadi perang siapakah yang akan menjadi pemenang? Korea Selatan yang didukung AS, Atau Korea Utara yang secara ideology didukung Rusia dan China? Jika ingin mengukur kemampuan militer kedua Negara ini, maka kita membutuhkan data kekuatan militer tersebut.

Berdasarkan World Military Strength Ranking (WMSR) sebuah organisasi yang secara khusus mempustakakan informasi dan data militer ke dalam database kekuatan militer di seluruh dunia. Informasi berikut ini adalahrelese kekuatan militer Korea Utara dan Korea Selatan berdasarkan data yang dikumpulkannya sampai 2/12/2009.

Dari perbandingan Korut dan Korsel keduanya masuk dalam katagori kekuatan menenengan pada rangking 11-20 berdasarkan observasi WMSR. Dengan penjelasan sebagai berikut: Our formula provides for a good disparity between North and South Korea, placing South well-ahead of the North thanks to better infrastructure and capital. Mexico's placement this high on the list is interesting to note - it scored a good balance across the board in all major categories. Israel finally gets a proper placement on this year's list - just out of the top ten - sporting a strong land army with equally strong training, modern equipment and recent combat experience.

Berdasarkan Rank 11-20 Observations: Our formula provides for a good disparity between North and South Korea, placing South well-ahead of the North thanks to better infrastructure and capital. Mexico's placement this high on the list is interesting to note - it scored a good balance across the board in all major categories. Israel finally gets a proper placement on this year's list - just out of the top ten - sporting a strong land army with equally strong training, modern equipment and recent combat experience.

Kekuatan Militer Korea Selatan:

PERSONNEL

Total Population: 48,379,392 [2008]

Population Available: 26,721,668 [2008]

Fit for Military Service: 21,966,367 [2008]

Reaching Military Age Annually: 696,516 [2008]

Active Military Personnel: 687,000 [2008]

Active Military Reserve: 4,500,000 [2008]

Active Paramilitary Units: 22,000 [2008]

ARMY

Total Land-Based Weapons: 8,325

Tanks: 1,060 [2004]

Armored Personnel Carriers: 2,480 [2004]

Towed Artillery: 4,000 [2004]

Self-Propelled Guns: 500 [2004]

Multiple Rocket Launch Systems: 185 [2004]

Mortars: 6,000 [2004]

Anti-Tank Guided Weapons: 58 [2004]

Anti-Aircraft Weapons: 1,692 [2004]

NAVY

Total Navy Ships: 85

Merchant Marine Strength: 812 [2008]

Major Ports and Harbors: 4

Aircraft Carriers: 0 [2008]

Destroyers: 6 [2004]

Submarines: 20 [2004]

Frigates: 9 [2004]

Patrol & Coastal Craft: 75 [2004]

Mine Warfare Craft: 15 [2004]

Amphibious Craft: 28 [2004]

AIR FORCE

Total Aircraft: 538 [2004]

Helicopters: 502 [2004]

Serviceable Airports: 150 [2007]

FINANCES (USD)

Defense Budget: $25,500,000,000 [2007]

Foreign Exch. & Gold: $262,200,000,000 [2007]

Purchasing Power: $1,206,000,000,000 [2007]

OIL

Oil Production: 17,050 bbl/day [2005]

Oil Consumption: 2,130,000 bbl/day [2006]

Proven Oil Reserves: 0 bbl [2006]

LOGISTICAL

Labor Force: 24,220,000 [2007]

Roadways: 102,062 km

Railways: 3,472 km

GEOGRAPHIC

Waterways: 1,608 km

Coastline: 2,413 km

Square Land Area: 98,480 km



Kekuatan Militer Korea Utara

PERSONNEL

Total Population: 23,479,088 [2008]

Population Available: 12,414,017 [2008]

Fit for Military Service: 10,280,687 [2008]

Reaching Military Age Annually: 392,016 [2008]

Active Military Personnel: 1,170,000 [2008]

Active Military Reserve: 4,700,000 [2008]

Active Paramilitary Units: 189,000 [2008]

ARMY

Total Land-Based Weapons: 16,400

Tanks: 3,500 [2006]

Armored Personnel Carriers: 2,500 [2006]

Towed Artillery: 3,500 [2006]

Self-Propelled Guns: 4,400 [2006]

Multiple Rocket Launch Systems: 2,500 [2006]

Mortars: 7,500 [2006]

Anti-Aircraft Weapons: 11,000 [2006]

NAVY

Total Navy Ships: 708

Merchant Marine Strength: 167 [2008]

Major Ports and Harbors: 12

Aircraft Carriers: 0 [2008]

Destroyers: 0 [2008]

Submarines: 97 [2008]

Frigates: 3 [2006]

Patrol & Coastal Craft: 492 [2006]

Mine Warfare Craft: 23 [2006]

Amphibious Craft: 140 [2006]

AIR FORCE

Total Aircraft: 1,778 [2006]

Helicopters: 612 [2006]

Serviceable Airports: 77 [2007]

FINANCES (USD)

Defense Budget: $5,500,000,000 [2005]

Purchasing Power: $40,000,000,000 [2007]

OIL

Oil Production: 141 bbl/day [2005]

Oil Consumption: 10,520 bbl/day [2006]

LOGISTICAL

Labor Force: 20,000,000 [2004]

Roadways: 25,554 km

Railways: 5,235 km

GEOGRAPHIC

Waterways: 2,250 km

Coastline: 2,495 km

Square Land Area: 120,540 km

Sources: World Military Strength Ranking , US Library of Congress; Central Intelligence Agency


Negara komunis ini pertama kali memperoleh rudal-rudal taktis itu dari Uni Soviet pada awal 1969, kemudian dilanjutkan batuan militer dari Rusia dan China saat Perang Korea lalu. Namun, rudal-rudal Scud pertama dilaporkan datang melalui Mesir pada 1976. Kairo memasok peluru kendali Scud B kepada Pyongyang dengan imbalan berupa bantuan melawan Israel dalam Perang Yom Kippur 1973. Siapakah yang paling kuat tentunya hal ini belum dapat digunakan sepenuhnya karena faktor ekternal kedua negara berupa dukungan militer Rusia dan China untuk Korea Utara dan dukungan Amerika Serikat untuk Korea Selatan juga sangat besar pengaruhnya. Seberapa besar dukungan tersebut masih belum dapat disajikan disini, tetapi setidaknya kita sudah dapat melihat kekuatan berdasarkan fakta data militer dari kedua negara yang berseteru ini.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta