INTERNASIONAL NASIONAL

Sabtu, 18 Desember 2010

Menteri BUMN : Merger Flexi dan Esia Jika Karyawan Tidak Mau Jangan Dipaksakan

Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Mustafa Abubakar, mengharapkan agar merger antara Flexi dan Esia tidak dipaksakan terutama jika karyawan tidak menyetujuinya.

"Merger yang akan dilakukan bukan berasal dari pihak manajemen dan jika dilakukan terjadi restrukturisasi luar biasa. Jadi perlu ada win-win solution dalam permasalahan . Dari pihak BUMN sendiri sama sekali tidak ada intervensi dalam hal ini," ujar Mustafa di Pekanbaru, Jumat pagi.


Ia mengatakan dalam upaya merger ini tidak ada upaya antikorporasi. Menurutnya jika karyawan belum setuju dengan upaya merger ini, pihaknya meminta untuk tidak dilakukan. Ia mengharapkan pihak manajemen menampung apa yang disuarakan oleh karyawannya.

"Pihak manajemen harus mengkondisikan hal ini, sehingga apapun keputusannya nanti akan baik bagi manajemen maupun karyawan. Tidak ada target khusus dalam hal ini," kata dia.

Rencana merger antara Flexi dan Esia ini mendapat penolakan dari Serikat Karyawan (Sekar) Telkom di berbagai daerah sejak beberapa hari yang lalu. Dalam aksinya Sekar Telkom meminta merger tersebut tetap harus dibatalkan. Jika merger dilakukan ditenggarai Telkom Flexi akan beralih ke pihak asing.

Sumber : ANTARA

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta