INTERNASIONAL NASIONAL

Selasa, 21 Desember 2010

Mendapat Peringkat Prospek Negatif, PM Yunani Kecam Lembaga-lembaga Pemeringkat Utang

Perdana Menteri Yunani George Papandreou pada Senin mengecam "logika yang tidak bisa diterima" perusahaan-perusahaan pemeringkat utang yang telah berulang kali menurunkan klasemen utang negara dan bank dari ekonomi-ekonomi lemah Eropa dalam seminggu terakhir.

"Karena krisis di zona euro, kami telah diberondong lembaga-lembaga rating yang menurunkan peringkat utang negara atau menempatkannya pada prospek negatif," Papandreou mengatakan dalam sebuah rapat kabinet, menurut kantornya.


"Ini merupakan sebuah logika yang tak dapat diterima pada bagian mereka," katanya, mencatat bahwa perusahaan yang sama telah memberikan tanda teratas kepada bank-bank AS lama sebelum keruntuhan kredit subprime beracun yang memicu krisis ekonomi global.

Yunani telah terhuyung-huyung dalam beberapa bulan terakhir dari penurunan peringkat berulang kali oleh perusahaan rating terkemuka

Moody`s, Fitch dan Standard and Poor`s yang tidak memungkinkan untuk negara yang tertimpa utang untuk mengumpulkan dana segar di pasar terbuka.

Berjuang dengan defisit publik besar dan tidak dapat menghasilkan pertumbuhan, Yunani pada Mei terpaksa meminta pinjaman besar-besaran dari Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional, menjaminkan sebuah perbaikan ekonomi utama kembali.

Dorongan penghematan menyakitkan telah membawa pembayaran luas dan pemotongan pensiun dan ribuan PHK sementara ekonomi tenggelam lebih dalam ke dalam resesi.

Sejauh ini, pemerintah telah berhasil memangkas defisit publik yang belum pernah terjadi sebelumnya enam persen dari output dan berharap untuk meyakinkan investor bahwa itu berarti usaha membersihkan ekonomi Yunani.

Tapi pekan lalu, Moody`s mengatakan lebih lanjut dapat menurunkan peringkat pada utang negara Yunani, yang hampir di tingkat junk (sampah) bagi investor, dan menyusul peringatan dengan pernyataan serupa untuk enam bank Yunani.

Pada Senin, Moody`s menurunkan peringkat pada lima bank Irlandia menyusul penurunan peringkat utang negara Irlandia pekan lalu ketika itu juga mengancam akan memangkas rating kredit Spanyol.

"Mereka mengecilkan upaya besar dari seluruh masyarakat dan menjawab tidak ada," kata Papandreou, yang telah mendorong seruan di tingkat Eropa untuk pengawasan yang lebih besar pada badan-badan pemeringkat.

Sumber : ANTARA

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta