INTERNASIONAL NASIONAL

Senin, 28 Juni 2010

Indonesia Harus Membela Kepentingan Nasional dan Regional ASEAN Dalam G-20

ASEAN harus menjadi organisasi kawasan yang tanggap terhadap perubahan kondisi di tingkat regional dan global. Hal disampaikan Perdana Menteri (PM) Thailand Abhisit Vejjajiva dalam pidato pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-15 ASEAN, di Hotel Dusit Thani, Hua Hin, Thailand, Jumat. Abhisit Vejjajiva juga menyerukan organisasi ASEAN untuk menjadi suara perwakilan negara berkembang dalam Forum G20 untuk mengatasi dampak krisis keuangan global yang masih berlanjut.

Hanya dengan begitu, menurut Abhisit, ASEAN dapat menjadi organisasi yang tetap relevan dan memiliki visi yang tetap hidup. Ia menambahkan "Keterwakilan ASEAN dalam forum G20 telah menunjukkan bahwa kepentingan ASEAN tidak hanya menjadi urusan negara-negara Asia Tenggara, tetapi juga seluruh dunia.

Kita telah menjadi suara negara-negara berkembang lainnya dalam usaha kita untuk mengatasi krisis ekonomi di pertemuan G20 London dan Pittsburgh," tutur Abhisit yang menyampaikan pidato dalam Bahasa Inggris.

ASEAN bersama dengan tiga rekan mereka yaitu China, Korea Selatan, dan Jepang, yang tergabung dalam ASEAN+3 telah membentuk "Chiang Mai Initiative" guna menyediakan dana cadangan bagi negara ASEAN yang kekeringan likuiditas akibat krisis finansial dunia.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta