INTERNASIONAL NASIONAL

Selasa, 27 April 2010

Ketegaran Pemerintah Yunani Dalam Menghadapi Krisis Ekonomi

Oleh Sri Megawati

Zone euro tanpaknya akan mendapatkan cobaan. Tekanan krisis ekonomi Yunani setidaknya bisa menjadi ancaman serius kawasan Uni Eropa. Apalagi jika krisis itu bisa menjadi pemicu ketidakstabilan politik dalam negeri Yunani. Negara yang sistem ekonomi kapitalis campuran dan berpenduduk Yunani sebanyak 10.964.020 jiwa ini, memang terbiasa dengan standar hidup yang tinggi, tetapi ternyata harus menelan pil pahit keterpurukan ekonomi dan penurunan kualitas pelayanan publik akibat penghematan yang dilakukan pemerintah.

Keterpurukan negara itu menurut para pengamat tengah melangkah ke arah yang lebih parah. Kebijakan pengetatan ekonomi yang disahkan oleh parlemen Yunani diprotes secara luas oleh rakyat dan ini akan menjadi dilema bagi Pemerintah Yunani. Yunani telah memerintahkan pemotongan pengeluaran besar-besaran dan reformasi sistem pajak, menjanjikan akan mengurangi defisit anggaran dari 12.7% di tahun 2009 menjadi 8.7% di tahun 2010. Dari sini diharapkan dapat menekan pengeluaran negara bisa sampai 6,5 miliar USD, tetapi disisi lain pengetatan anggaran pemerintah Yunani berimplikasi luas terhadap pelayanan dan kesejahteraan pegawai pemerintah. Langkah itu memicu banyak unjuk rasa dan protes. BACA LANJUTANNYA

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta