INTERNASIONAL NASIONAL

Rabu, 07 April 2010

Artis Intelektual Layak Ke Dunia Politik, tapi Artis Unintelektual?

Oleh Suherman

Sekarang ini banyak pencalonan di kalangan artis untuk menjadi Calon Gubernur atau menjadi Calon Bupati atau Wali Kota. Pencalonan ini banyak menimbulkan pro kontra. Apalagi jika yang mencalonkan masuk dalam katagoti unintelektual. Kalau Dirjen pajak menggunakan kalimat yang sangat terkenal, “Apa kata dunia?” Mungkin tepat juga menggunakan kata ini.

Lain hal dengan artis dalam golongan intelektual yang memang memiliki track record, pendidikan dan kemampuan yang memang kita akui. Seperti Dede Yusup, Rano Karno, Marisa Haque, Ratih Sanggarwati, Helmi Yahya atau juga Tantowi Yahya. Mereka ini orang-orang yang cukup cerdas, setidak-tidaknya bagi penulislah kalau hal ini terkesan subjektif.

Bisa saja seorang artis dijadikan pigur politik karena memang pantas, tetapi tentu ada artis yang tak layak dicalonkan kerena memang tidak pantas. Artis yang pantas karena memenuhi syarat seperti memiliki figure yang cocok dengan hati rakyat karena dianggap dekat, terkenal, memiliki talenta, berpendidikan dan cerdas. Bagaimana yang tidak pantasi? Artis yang tidak pantas tentu akan ditolak oleh masyarakat.

READ MORE ...

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta