INTERNASIONAL NASIONAL

Jumat, 26 Maret 2010

Kebijakan Energi Rusia

Oleh Dodi Sukmantoro

Menurut banyak ahli dan analis kekuatan energi dunia. Rusia merupakan Negara di Eropa yang struktur ekonominya paling mandiri berkat kekuatan ketersediaan energy. Dalam jangka panjang kekuatan ekonomi suatu negara akan ditunjang oleh kekuatan sumber daya dan teknologi pengelolaan energy. Pada akhirnya kekuatan ekonomi dan teknologi akan berpengaruh kepada kekuatan militer yang menjadi barometer keadidayaan suatu negara. Kekuatan energy ini menyangkut dua hal, yaitu yang pertama berupa ketersediaan sumber alam yang memadai di dalam negerinya dan akses sumber energy di luar negeri. Kedua teknologi dan kemampuan sumber daya manusianya untuk mengelola teknologi tinggi ini.

Rusia memiliki cadangan energy baik gas dan minyak palling tinggi di Eropa dan sebagai negera pengekpor energy paling banyak. Apalagi setelah reformasi energi yang dijalankan Vladimir Putin. Di bawah tangan besi Putin, Rusia mampu memaksa perusahaan minyak asal Inggris BP (British Petroleum) untuk menjual saham mayoritasnya di ladang gas raksasa Kovykta kepada perusahaan milik nega Gazprom, sehingga dengan demikian bisa meningkatkan kontrolnya pada sumber daya mineral yang sangat penting dan strategis tersebut bagi kepentingan nasional Rusia. READ MORE ...

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta