INTERNASIONAL NASIONAL

Jumat, 26 Februari 2010

Perjuangan Sengit Vietnam Merebut Kemerdekaan


Oleh Sumantiri B. Sugeo

Salah satu negara tetangga kita yang sekarang sudah menjadi anggota ASEAN, yaitu Republik Sosialis Vietnam, Negara yang berbatasan dengan Cina di sebelah utara, Laos di sebelah barat laut, Kamboja di sebelah barat daya dan di sebelah timur terbentang Laut cina selatan ini memang luar biasa. Mengapa demikian?

Untuk merebut kemerdekaan dari dua Negara adidaya yaitu Prancis dan Amerika Serikat (AS), Vietnam harus berjuang dengan keras dengan segala daya yang ada. Jutaan rakyat Vietnam tewas baik dari Vietnam Utara, maupun dari Vietnam Selatan. Infrastruktur hancur total, banyaknya menyimpan ranjau darat yang setiap saat bisa meledak masih belum tuntas di hilangkan, dan trauma perang yang sampai sekarang belum dapat hilang dari perasaan rakyat Vietnam.

Vietnam di kuasai Perancis setelah melakukan beberapa perang kolonial di Indochina mulai dari tahun 1840-an, sampai tahun 1945 akhirnya Prancis dapat ditaklukan dalam pertempuran Dien Bien Phu, di lembah terpencil di sebelah Barat Laut, pada tahun 1954.

Prancis terpaksa mengakui eksistensi Republik Demokrasi Vietnam, walaupun Vietnam menang telak terhadap militer Prancis, sayangnya perjanjian perang ini dipindah dalam suatu kompromi dalam Konperensi Internasional di Jenewa. Hasil keputusan perundingan ini,Vietnam terpaksa menerima (untuk sementara) dibagi dua negara, Yaitu Vietnam Utara yang dipimpin Ho Chi Min dengan tentara Vietkongnya dan Vietnam Selatan yang didukung AS. Pemerintah boneka AS, Vietnam Selatan dibentuk. READ MORE ...

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta