( Bagian 1 )
Kita bisa memajukan Indonesia dengan menjalankan dua mata pedang sekaligus yang pertama bangun ekonomi melalui membuka lapangan pekerjaan dengan membangun pabrik senjata besar-besaran. Jadi selain menampung pengangguran kita juga untuk memperkuat pertahanan bangsa kita. Mata pedang kedua adalah pembangunan SDM dengan reformasi pendidikan, kita bangun institusi pendidikan yang dapat menydikan penddkan gratis sampe S1.
Membangun pendidikan bagi anak bangsa kita tidak hanya dengan mensejahterakan para pendidiknya tetapi juga memberikan akses seluas-luasnya kepada semua generasi kita untuk dapat mengenyam pendidikan sampai S1, bahkan pendidikan harus diwajibkan. Semua anak wajib sekolah. Badan Hukum Pendidikan harus dihapus dan harus kembali ke tanggungjawab negara. Perguruan Tinggi masuk dalam anggaran APBN baik swasta maupun negri.
Koperasi kita yang mati suri harus juga direvormasi, dan dihidupkan kembali. Sebenanrnya undang-undang kita sudah mendukung, tetapi regulasi yang dikeluarkan pada tingkat inflementasi banyak kontra produktif terhadap eksistensi koperasi itu sendiri. Sebagai contoh keberadaan koperasi simpan pinjam bisa menjadi masalah karena diidentifikasikan sebagai pengumpulan dana masyarakat yang ilegal.
Pemerintah mensyaratkan pengumpulan dana masyarakat harus dalam bentuk badan hukum perbankan, padahal kita tahu banyak perbankan yang tidak mau melakukan intermediasi dengan pengusaha kecil apalagi pd sektor mikro atau informal.
Kita juga harus melakukan apa yang dilakukan Pemerintah China terhadap UKM2 nya,.. mereka melakukan jemput bola untuk memberikan modal bantuan yang berbunga rendah. Untuk mendukung UKM ini kita bangun sebuah Sistem Jaringan Marketing Terdistribusi yang bermarkas di Dep Perdagangan. SJMT ini dilakukan oleh sebuah badan yang bertugas mencari pasar bagi produk-produk kita. SJMT membangun jaringan dagang diluar negeri.
Kita juga harus melakukan peningkatan kapasitas kepada UKM2 kita: 1. Perbaikan mutu produk yang didukung oleh pengawas kualitas dan mutu produk. 2. Perbaikan packing 3. Peningkatan kualitas manajemen bagi para pemilik UKM ini. 4. Pengetahuan tentang pasar dan kebutuhan pasar akan suatu produk yang diinginkan.
Untuk mempertahankan cadangan devisa kita agar tidak mudah digoreng oleh para spekulan uang. Perlu dilakukan tindakan: 1. Memindahkan 30% devisa kita yang semula berbentuk dolar menjadi euro. 2. Memindahkan 20% devisa kita yang semula dolar menjd dinar emas 3. Memindahkan 30% devisa kita yang semula dolar menjadi RMB (mata uang china). Selain itu kita juga harus melakukan kerjasama perdagangan dgn mengganti...
mata uang dolar sebagai alat transaksi perdagangan internasional. Kita juga harus melarang transaksi perdangan didalam negeri dengan menggunakan mata uang selain rupiah. Transaksi selain rupiah harus dikenakan PPN yang sangat tinggi.
Untuk mempertahankan laut sebagai sumber ekonomi dan gangguan asing, maka kita buat ratusan pabrik-pabrik kapal di berbagai kota di seluruh nusantara. Jangan takut untuk melakukan investasi dengan menggunakan APBN kita dari pos pengeluaran pembiayaan. Kita buat BUMN-BUMN baru selain untuk menyerap tenaga kerja besar-besaran juga uangnya lebih mermanfaat dari pada digasak koruptor.
( Bagian 2 Menyusul )
Sabtu, 20 Juni 2009
Visi Saya Untuk Indonesia
Aset Strategis Kita yang Dikuasai Bangsa Lain
Bisakah kita mengatakan bahwa kita adalah bangsa yang kaya dan sukses dalam membangaun ekonomi? Kenyataanya sekarang ini bangsa-bangsa yang maju secara ekonomi seperti China, India, Malaysia atau Singapura yang dalam decade ini adalah bangsa yang sukses secara ekonomi memiliki ciri khusus yaitu dapat menguasai asset bangsa lain, atau setidaknya dapat mempertahankan asset strategisnya tetap ditangan dan dapat berproduksi dengan baik.
Hal yang sangat kita sedihkan adalah bangsa kita justru terjadi sebaliknya. Ternyata banyak aset-aset Indonesia yang sangat strategis kini dikuasai bangsa lain. Sebut saja PT Indosat Tbk. yang pernah dijual ke Temasek Holding dan kini berada di tangan Qatar Telecom, PT Telkomsel yang dimiliki Temasek Singapura, XL yang dimiliki Malaysia dan masih banyak lagi.
Konglomet Singapura melalui Temasek sudah cukup lama membidik dan memburu sektor telekomunikasi di Indonesia. Lewat STT, pada tahun 2001 Temasek termasuk investor yang paling sigap menawar saham PT Telkomsel. Usaha itu kemudian membuahkan hasil dengan mengantongi saham operator seluler terbesar di Indonesia sebesar 35 persen.
Temasek yang menguasai saham STT sampai 67,65 persen, dengan kalimat lain, secara tidak langsung juga menggenggam 23,7 persen saham Telkomsel. Bersama Cargill Golden Agri Resources, Temasek juga masuk dalam pengelolaan dan pengembangan perkebunan minyak kelapa sawit di Indonesia.
Kita tahu, saat dibeli oleh Temasek, jumlah pelanggan seluler Indosat masih sekitar 3,5 juta namun hingga dijual kepada Qatar Telecom tahun lalu, pelanggan Indosat sudah mencapai 16,7 juta pelanggan atau nyaris tujuh kali lipat jumlah penduduk Singapura.
Dari sisi laba, Indosat terus meraup angka paling sedikit 25 persen dari nilai investasi awal Temasek sebesar Rp 5 triliun, atau sekitar Rp 1,25 triliun. Hingga akhir 2006, BUMN Singapura itu mampu meraup pendapatan usaha Rp 12,3 triliun. Sebanyak 75,4 persen dari pendapatan itu disumbangkan oleh bisnis selulernya dan itu disumbangkan oleh Indosat. Bisa dibayangkan berapa triliun rupiah yang dikeduk pemerintah Singapura dari Indosat selama lima tahun terakhir?
Di bidang ini juga, perusahaan tetangga kita Malaysia, Khasanah, misalnya menguasai operator seluler XL. Di perbankan, Khasanah menggenggam saham Bank Niaga dan Bank Lippo, yang kini setelah dimerger diubah namanya menjadi Bank CIMB Niaga.
Lalu Malayan Banking (Maybank) membeli 100 persen saham konsorsium Sorak Finansial Holdings Pte Ltd di PT Bank International Indonesia (BII) Tbk. Satu bank Malaysia juga sudah menguasai Bank Bumiputera.
Lalu Group Guthrie, menguasai 25 perusahaan perkebunan dari hasil lelang yang digelar BPPN. Dengan penguasaan lahan tersebut, Guthrie kini memiliki lebih dari 260 ribu hektare lahan kelapa sawit di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.
Selasa, 02 Juni 2009
Rasisme Warga Israel Keturunan Yahudi Terhadap Warga Arab
Bagaimana rasanya jika orang Arab dipaksa untuk satu negara dengan Yahudi dalam satu negara yang kontroversial, Israel. Hanya satu dari banyak negara di Timur Tengah yang ingin membangun kembali Yahudismme di tanah yang mayoritas adalah Muslim.
Tak pelak bahwa integritas bangsa Arab Palestina yang hari-demi hari semakin tidak jelas juntrungannya itu. Harus dipaksa berada disuatu pemerintahan Israel, sementara pemerintahan Palestina sendiri rapuh akibat gerusan tekanan politik AS dan Israel yang demikian masif. Tidak ada sedikitpun diberi napas.
Ini merupakan sebuah kisah penderitaan bangsa Arab itu di tanah yang dulu disebut Palestina sekarang di klaim sebagai tanah dari negara Israel. Sebuah penjelasan jujur dari Joseph Agazy dan Dominique Vidal, dalam majalah Le Monde Diplomatique edisi Mei 2009. Judul asli tulisan itu "Hostage to Israel’s far right."
Tulisan yang memberi ruang pada suatu penjelasan tentang ketergerusan bangsa Arab di tanah kelahirannya sendiri ini benar-benar menghebohkan baik di Timur Tengah sendiri dan juga di AS dan Eropah. Ikut memberi inspirasi dua negara sebagai solusi krisis Timur Tengah yang akut ini.
"Tak peduli dia Yahudi, Muslim atau Kristen, seorang warga negara mesti menunjukkan kesetiaannya kepada negara. Jika tidak, dia bukanlah warga negara," kata David Rotem, mantan Wakil Ketua DPR Israel (Knesset) dan orang kepercayaan Avigdor Lieberman, Ketua Partai Yisrael Beitenu (Israel Tanah Air Kita).
Pernyataan ini menyentil orang-orang seperti Rabbi Meyer Hirsh yang berani menemui Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dan para anggota parlemen dari puak Arab yang memprotes pembumihangusan Gaza beberapa waktu lalu.
Partai ultra Yahudi ini menghendaki semua warga negara Israel harus mengucapkan sumpah setia kepada panji-panji Yudaisme, menyanyikan lagu kebangsaan Yahudi, dan mengikuti wajib militer. Warga Yahudi ortodoks dan Arab selama ini dikecualikan dari wajib militer.
Tidak seperti Partai Likud, Partai Yisrael Beiteinu memang mendukung solusi dua negara.
"Orang-orang Palestina menginginkan satu negara judenrein (istilah Nazi Jerman untuk negara khusus Yahudi), dan Israel adalah negara 100 persen Yahudi, bangsa lain sama sekali tidak boleh memasukinya,” kata Rotem.
Ironisnya, tiga partai politik Arab di Knesset memiliki pandangan serupa mengenai hal itu, namun dengan nuansa berbeda. Salah satunya Hanin Zoabi, perempuan Arab pertama yang menjadi anggota Knesset mewakili Majelis Demokrasi Nasional (Balad) yang pemimpinnya Azmi Bishara dituduh mengkhianati Israel.
Hanin melihat pendirian politik Lieberman sebagai pintu masuk Arab untuk mendapatkan sesuatu dengan menukarkan sesuatu (quid pro quo).
"Saya (Israel) mundur dari wilayah pendudukan namun saya harus mendapatkan kesetiaan kalian (Palestina). Balasannya, warga Palestina Israel harus diingatkan bahwa mereka tinggal di negara Yahudi yang mesti menerima konsekuensinya," kata Hanin mengandaikan dia Lieberman.
Sementara, di kantornya di Nazareth, pengacara Tawfiq Abu Ahmed dari Gerakan Arab untuk Pembaruan, menyebut pendirian anti Arab dari warga Yahudi malah menaikkan popularitas gerakan Arab.
Lain halnya dengan Hanna Swaid, Walikota Eilaboun di Provinsi Galilee yang juga anggota partai komunis Arab Hadash. Dia menyebut prakarsa Yisrael Beiteinu hanya akan memperkuat diskriminasi terhadap Arab dan memprovokasi perpecahan.
"Era Lieberman telah ditandai oleh bentrokan-bentrokan, terutama di kota-kota yang populasi penduduknya berimbang,” kata Hanna.
Pandangan ini diamini oleh Hassan Jabareen, Direktur Adalah (semacam LBH untuk hak-hak kaum minoritas Israel) yang menyatakan Israel merasa dihianati dari dalam sehingga terus memprovokasi Arab Israel.
Orang Israel menilai warga Arab telah menggagalkan manuver-manuver Israel seperti memerangi Hizbullah pada 2006 dan Gaza beberapa bulan lalu.
"Tak ada seorang pun yang percaya lagi pada (solusi) dua negara. Konflik pecah di semua front seperti terjadi pada 1948," kata Jabareen.
Diusir
Agitasi dan celaan menyebar lebih dahsyat dibanding masa-masa sebelumnya. "Mereka (warga Arab Israel) bekerja dari dalam, untuk menghancurkan Negara Israel," tuduh Lieberman.
Sementara mantan anggota Partai Likud, Moshe Feiglin dengan kasar berkata, "Anda tak bisa mengajari monyet berbicara dan anda tak bisa mengajari orang Arab soal demokrasi."
Nada-nada permusuhan ini berusaha diredam oleh sejumlah tokoh moderat, diantaranya Presiden Shimon Peres yang menyatakan orang Arab, sebagaimana warga negara Israel lainnya, memiliki hak dan kewajiban yang sama.
Sayang, kerusakan sudah demikian parah dan kebencian terhadap Arab sudah akut.
Berdasarkan jajak pendapat tahun 2006 dan 2007, 78% orang Yahudi menentang parpol Arab, 75% tidak mau hidup satu gedung dengan orang Arab, 75% percaya orang Arab suka dengan kekerasan, 68% takut meledaknya intifada baru, 64% khawatir bertambahnya penduduk Arab, dan 56% percaya orang Arab tak akan bisa mencapai tingkat kebudayaan seperti dicapai bangsa Yahudi.
Oleh karena itu, 55% orang Yahudi Israel meminta orang Arab diusir, 50% mendukung pengalihan warga Arab ke wilayah non Yahudi dan 42% menyebut Arab tak berhak ikut Pemilu.
Keinginan ini tersalurkan oleh berkuasanya tokoh-tokoh garis keras, terutama Avigdor Lieberman dengan Yisrael Beitenu-nya.
Namun, mengutip Ahmed Oudeh, tukang roti, di Acre, yang paling menakutkan Arab adalah munculnya Lieberman-Lieberman muda yang menciptakan iklim teror di wilayah Israel yang penduduknya banyak orang Arab.
Oktober tahun lalu, di Acre yang berpenduduk 53 ribu dengan 17 ribu diantaranya Arab, ribuan perusuh Yahudi menghancurkan 30 rumah, 84 toko dan 100 kendaraan.
Secara perlahan atau terang-terangan, Israel terus mengintimidasi dan memaksa warga Arab untuk keluar dari Israel, termasuk dengan mengundang warga Yahudi seluruh dunia menetap di Israel.
"Mereka memanfaatkan (kedatangan) orang Yahudi oriental (Asia), dan kini dari Rusia yang ultra relijius," kata arsitek Buthaina Dabit.
Diperangi
Di beberapa kota Israel lain seperti Jaffa, Israel mengusir warga Arab dengan menaikkan harga sewa apartemen sampai penyewa tidak mampu lagi membayar dan hengkang dari apartemen.
"Beberapa orang menyebut ini dilebih-lebihkan, namun faktanya memang seperti itu. Legitimasi hukum kami ditohok, gangguan dengan kekerasan berulangkali terjadi, kota-kota kami terancam Yahudisasi. Penghancuran Palestina di Gaza terjadi juga pada kami,” kata Aida Touma-Sliman, Direktur Perempuan Anti Kekerasan.
Bahkan di Nazareth yang berpenduduk mayoritas Arab dan relatif damai, ancaman ultra kanan pimpinan Avigdor Lieberman sangat mengusik kota itu. "Pidato-pidato Lieberman layaknya sebuah seruan untuk memerangi kami," kata Touma-Sliman.
Akibatnya, orang-orang Arab beralih dukungan dari semula memilih partai-partai zionis menjadi mencoblos partai-partai Arab. Kini hanya 12 persen orang Arab yang memilih partai-partai Yahudi, padahal tiga tahun lalu angkanya mencapai 30 persen.
Israel pun menjadi negara rasis yang dari hari ke hari semakin ingin membangun Israel sebagai satu negara yang hanya diperuntukan bagi orang Yahudi, sementara orang-orang Arab kian diasingkan dan dipreteli haknya.
Birokrat-birokrat Arab seperti Wakil Walikota Acre, Adham Jamal, tak dilimpahi wewenang apapun, sampai-sampai menyediakan perumahan layak untuk warga Arab pun tak mampu dilakukannya.
Warga Arab pun menjadi khawatir, apakah solusi konflik Palestina-Israel itu mesti ditutup dengan solusi satu negara dua kebangsaan, atau dua negara terpisah.
"Jika sembilan dari tiap sepuluh orang Yahudi ingin negaranya sendiri, maka hal sama terjadi pada dua dari setiap tiga orang Palestina di wilayah-wilayah pendudukan. Dalam solusi dua negara, apa yang terjadi pada wilayah-wilayah pendudukan? Siapa yang akan menjamin hak-hak kami?” tanya Aida Touma-Sliman. (*)
Sumber bahan : http://www.antara.co.id/view/?i=1243995755&c=ART&s=SPK
http://www.indonesianvoices.com/
Our Friends Blog
duidon.blogspot Rmucentreice.com diansp.blogspot ptc-luar-terpecaya mulyonow2 mylovelyindo hobbyit fromcex4u groupcpns.blogspot.com bookku-gratis.blogspot.com onlyptc.wordpress.com buxbag.blogspot Angellifepage Hengky-kik ismailbageur wisat4andritea mundodastribos Seelaninfo Getbusinesshere Indonesia-Arab Shzainzy3 Shzainzy4 Shzainzy5 Fajarindra Ricoyourblogmate Adminkidnet Onemoredesign Shzainzy2 Cakyoudee Trik-internet Mylifeinitaly Maddy1325 Sarapras Tiklaton Kangmasprabu Andry-bloggers michaelmajolivan shzainzy diaryerna budi-hartanto inisialdr joy-godsgrace laros republikindonesia robotic-d.blogspot lauriliaw JurnalisPemudaRevolusionerIndonesia designhelp4you
Make Money as Home Money Come to Our Home
mrockm-ronz gulefendim danielmginting
Software Helper Design Help ipanks






