INTERNASIONAL NASIONAL

Senin, 14 Desember 2009

Konspirasi Barat Menyelamatkan Westerling dari Hukuman di Indonesia


Oleh Sumantiri B. Sugeo

Setelah melakukan pembunuhan 40 ribu manusia Indonesia baik itu tentara, sipil, perempuan maupun anak-anak di Sulawesi Selatan dan Medan. Kemudian pindah ke Bandung dan melakukan pemberontakan terhadap pemerintah pusat dengan mengatasnamakan APRA (Angkatan Perang Ratu Adil). Kejahatan perang Westerling ini tidak dapat dimaafkan oleh pemerintah Indonesia.

Westerling kabur ke Singapura, di Singapura karena laporan dari Pemerintah Indonesia. Westerling akhirnya ditangkap oleh Polisi Inggris di Singapura. Pemerintah RIS mengajukan permintaan kepada otoritas di Singapura agar Westerling diekstradisi ke Indonesia.

Berbagai LSM barat datang dan memberikan rekomendai ke Pengadilan Singapura yang sangat meringankan hukuman Westerling. Dalam sidang yang sangat konspiratif pada Pada 15 Agustus 1950 di Singapura, Hakim Evans memutuskan bahwa Westerling tidak dapat di ekstradisi ke Indonesia, dengan alas an bahwa Westerling adalah warga Belanda.

Disini Pemerintah Singapura hanya menahan sementara yang kemudian diberikan ke atase Belanda. Dari Singapura ini akhirnya Westerling berhasil kabur pada 21 Agustus 1950. Westerling akhirnya meninggalkan Singapura dengan menumpang pesawat Australia Quantas. Dalam pelariannya ini Penjahat Perang ini ditemani oleh Konsul Jenderal Belanda untuk Singapura, Mr. R. van der Gaag. Westerling tidak langsung dibawa ke Belanda tetapi oleh R. van der Gaag di bawa ke Brussel, Belgia.

Di Belgia Belanda kelahiran Turki keturunan Yahudi ini dengan dibantu orang-orang Indonesia yang hianat yang berasal dari Den Haag mendirikan Stichting Door de Eeuwen Trouw - DDET (Yayasan Kesetiaan Abadi).

Yayasan tersebut banyak menerbitkan buku dan tulisan yang mendiskriditkan Indonesia. Mulai dari memfitnah kediktatoran Soekarno, Sosialisme Soekarno, negeri dari para maling, pelanggar HAM dan sebagainya yang justru banyak dipublikasikan di media-media barat. Padahal Westerlinglah orang yang paling melanggar HAM tapi sampai matinya ia tidak tersentuh hukum, karena kuatnya loby para pendukungnya.

DDET merencanakan untuk kembali ke Maluku untuk menggerakkan pemberontakan di sana. Gerakan mereka ini sampai sekarang masih ada dan menjadi benih-benih kekuatan (Republik Maluku Selatan) RMS yang sebenarnya pernah ditumpas pemerintah Indonesia. Kenyataanya sampai sekarang ini RMS masih terus ada dan melakukan berbagai pergerakan yang didukung oleh orang-orang dari Belgia dan dari Den Haag tersebut.

Westerling masih terus mencari waktu-waktu yang tempat untuk kembali ke Belanda. Akhirnya pada April 1952 dengan dibantu oleh berbagai koleganya, secara diam-diam Westerling kembali ke Belanda, tetapi di Belanda keberadaannya di sembunyikan. Dalam berbagai kesempatan pemerintah Belanda menyangkal ke pada pemerintah Indonesia bahwa Westerling kembali ke Belanda.

Tekanan pemerintah Indonesia terus dilakukan. Melalui Komisaris Tinggi Indonesia di Belanda Susanto akhirnya pihak pemerintah Belanda mau diajak kerjasama untuk melakukan penangkapan terhadap Westerling. Pada 16 April Westerling ditangkap di rumah Graaf A.S.H. van Rechteren.

Sayangnya permintaan Komisaris Tinggi Indonesia melalui Susanto agar Westerling dapat di ektradisi ke Indonesia di tolak oleh Pemerintah Belanda, dengan alas an bahwa pemerintah Belanda belum mengakui keberadaan Republik Indonesia.

5 komentar:

munir ardi mengatakan...

Biarlah Tuhan yang membalasnya di Hari kemudian

pandu mengatakan...

Semoga tidak ada lagi Westerling2 lainnya di Bumi Indonesia

heru mengatakan...

semoga tidak ada lagi kejadian2 yang telah menyengsarakan rakyat indonesia lagi

Edo Belva mengatakan...

ngapain aja tuh si Westerling, korban nya banyk bgt..

soff-tis mengatakan...

sudah terlalu sering barat menyampuri urusan indonesia dan mendiskreditkan bangsa ini.dan indonesia juga sudah terlalu banyak dicekoki pikiran amoral dengan mengatasnamakan hak dan keadilan yang tidak lain adalah kedok standar ganda yang diciptakan oleh barat untuk menghancurkan bangsa ini dengan terstruktur dan terorganir dengan rapi,tapi nyatanya bangsa ini masih tegak berdiri,dan masih akan berdiri hingga hari kiamat kelak,Hidup indonesia.

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta