INTERNASIONAL NASIONAL

Kamis, 24 Desember 2009

Doa Para Teraniyaya di Negeri Atas Angin Untuk Para Hakim

Oleh Cho Chun Han

Di negeri atas angin seorang rakyat jelata yang teraniyaya mengucapkan doa-doa untuk para hakim di negeri itu. Doa ini meluncur dari bibir yang telah mengalami kesengsaraan yang berat, dan eksekusi mati di depan mata atas vonis yang telah dijatuhkan oleh Hakim Kerajaan yang tidak adil.

Negeri Atas Angin adalah negeri yang para penguasanya hidup dengan mewah di atas penderitaan rakyat yang penuh dengan kesengsaraan. Negeri yang penuh dengan kejahatan dan kedurhakaan terhadap keadilan. Menempatkan kepentingan pengusaha dan atau para kolega pengusaha pada semua keputusan hakim.

Negeri yang amat jauh ini menjalankan pengadilan dengan penuh konspirasi untuk selalu menampatkan kepentingan elit penguasa sebagai pemenang. Menjarah tanah, membebankan pajak, dan jual beli budak ke luar negeri sebagai bagain dari penguatan eksistensi kerajaan yang penguasanya hidup teramat boros.

Doa-doa yang terucapnya yang ditulisnya di lembar-lembar kain terakhir yang dimilikinya sebelum akhirnya di eksekusi penggal mati oleh algojo kerajaan. Tulisan di kain kumuh dan koyak tersebut sebagai berikut ini:

Oh yang Maha Pengusasa Alam Semesta
Lindungilah para Hakim yang adil
Berikan mereka makan yang enak dari madu dan iga babi muda
Cerahkan keturunannya dengan cahaya keadilan dan jangan rubah sifat keturunan ini
Tempatkan mereka di pintu surga yang terdepan
Yang dilindungi dan dijaga naga-naga gagah

Oh yang Maha Pengusasa Alam Semesta
Hukumlah hakim yang tidak adil dengan kesengsaraan teramat sangat
Panaskan besi hunus Mu dengan bara panas yang membara
Untuk ditusukkan ke mulut-mulut pemvonis yang tidak adil
Tempatkan mereka sehina-hinanya tempat
Kotorkan tempat duduknya sekotor-kotornya tempat
Jadikan hidungnya seperti hidung babi
Dan jadikan keturunan mereka menjadi babi-babi muda
Untuk makanan para hakim mulia yang adil

2 komentar:

Munir Ardi mengatakan...

hakim-hakim sadarlah akanadanya siksa Tuhan

the international times mengatakan...

masalahnya disini akankah oknum oknum hakin dinegeri kita akan sadar sepenuhnya? :)

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta