INTERNASIONAL NASIONAL

Kamis, 10 September 2009

Ternyata Pejabat-Pejabat Bank Century Ditahan Polisi Sejak 2008

Tidak ingin kecolongan lari keluar negeri, seperti pada umumnya berbagai kasus korupsi, diam-diam Mabes Polri diam-diam telah menahan pendiri Bank Century Robert Tantular (46) sejak tahun 2008 lalu. Penahanan tersebut terkait dengan kasus pelanggaran hukum perbankan.

"Statusnya sudah sebagai tersangka dan ditahan sejak Rabu malam," kata Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2008), demikian seperti yang dikutip dari detikfinance.com.

Robert dituduh telah melanggar 2 pasal sekaligus, yakni pasal 50 dan 50a UU No 10 Tahun 1998 tentang perbankan. Dari dua pasal tersebut, Robert terancam ancaman pidana penjara dan denda miliaran rupiah.

“Pasal 50 ancaman pidana minimal 3 tahun maksimal 8 tahun, denda minimal Rp 5 miliar maksimal Rp 100 miliar. Pasal 50a pidana minimal 7 tahun maksimal 15 tahun, denda minimal Rp 10 miliar maksimal 200 miliar,” kata Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2008).

Setelah pemegang saham pengendali Bank Century yakni Robert Tantular ditahan, mantan Dirut Bank Century Hermanus Hasan Muslim juga ditahan Mabes Polri. Hal tersebut disampaikan Kabareskrim Komjen Susno Duadji di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (28/11/2008).

Mabes Polri kembali menahan satu mantan petinggi Bank Century, yakni mantan Direktur Treasury Laurence Kusuma. Laurence ditangkap pada Kamis, 4 Desember kemarin. Seperti yang dikutip dari detikfinance.com.

Mabes Polri sebelumnya telah menahan pemegang saham pengendali Bank Century, Robert Tantular dan mantan Dirut Hermanus Hasan Muslim. Hermanus diciduk Mabes Polri Kamis kemarin. Polisi menjerat Hermanus karena menyalahi aturan dalam pasal 49 ayat 1 dan atau 2 Undang-undang No 10 tahun 1998 tentang perbankan. Ancaman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun, dengan denda minimum Rp 10 miliar dan maksimum Rp 200 miliar.

Tentunya kasus ini masih banyak ditunggu public, karena bagaimana mungkin bank yang jelas bermasalah dan pemilik dan pejabatnya diduga telah melanggar hukum tersebut, malah dibantu sampai Rp. 6,7 triliun. Apalagi Depkeu, BI, dan LPS hanya menyampaikan kepada DPR bahwa suntikan dana kepada Bank century hanya sebesar Rp. 1,3 triliun saja. Apakah ada udang dibalik batu?

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta