INTERNASIONAL NASIONAL

Minggu, 10 Mei 2009

Nelson Mandela : AS Merupakan Negara Perusak Perdamaian dan Keamanan Dunia

Upaya-upaya perdamaian dunia yang diharapkan oleh komunitas perdamaian seperti Green Peace, United For Peace and Justice, dan sebagainya ternyata dalam aksi dan penentangannya terhadap perang dan hegemoni imperialisme dunia harus berhadap-hadapan dengan negara-negara seperti AS atau Israel.

Setelah Irak dan Afghanistan hancur, AS sekarang sudah mulai melakukan berbagai aksi penyerangan di berbatasan Pakistan – Afghanistan. Bahkan berbagai serangan udara sudah jauh masuk ke wilayah Pakistan yang memicu kemarahan Pemerintah Pakistan dan rakyatnya.

Pelbagai komplik di berbagai belahan dunia, selalu saja disebabkan oleh upaya hegemony AS untuk selalu menempatkan kepentingannya dalam berbagai rupa. Baik kepentingan ekonomi, energi, pengaruh politik, penjualan senjata dan militer.

Wajar saja jika seorang Nelson Mandel Presiden Afrika Selatan (Afsel) berpendapat bahwa AS merupakan negara perusak perdamain dan keamanan dunia seperti yang dikutip dari berita di Harian Umum Pelita.

Tokoh dan sejarawan Indonesia juga yang mengajar di Univeristas Negeri Pada Amir Benson berpendapat yang sama bahwa AS merupakan musuh perdamaian paling berbahaya di muka bumi, karena selalu memicu perang dalam upaya mempertahankan hegemoninya.

"AS yang merasa 'super power' tersebut berusaha menggunakan kemampuan dan keunggulan teknologi militernya untuk mempertahankan dominasinya, dengan membentuk imperium-imperium baru melalui tindakan kekerasan," ujarnya di Padang, Sumatera Barat, Jumat (13/9) seperti yang dikutip dari Harian Umum Pelita.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta