INTERNASIONAL NASIONAL

Sabtu, 09 Mei 2009

Media Massa di Indonesia Berperan Seakan Hakim

Media massa di Indonesia sudah banyak yang melakukan berbagai upaya publikasi dengan motif “penuduhan” yang justru sering kali telah mendahului penyidik dari kepolisian.

Sebagai contoh penyiar dari stasiun TO yang bernama NT dalam diskusi pada malam hari dengan pihak pengacara Antasari. Ia berkata ”Antasari khan sudah jelas bersalah!”. Kemudian ia buru-buru berkata maksudnya saksi-saksi yang menyatakan AA bersalah, tetapi juga tidak menjelaskan saksi yang mana dan bagaimana saksi itu bersaksi. Cara-cara seperti ini sering sekali menjadi kebiasaan dalam berbagai diskusi yang membahas Kasus AA.

Saya yakin ia juga belum begitu mengerti dengan berbagai penjelasan saksi tersebut karena memang perkara ini belum disidangkan. Jadi ini memang aneh dan lucu. Ternyata media masa Indonesia sudah keluar dari kode etiknya.

Hal-hal seperti itu sering dilakukan oleh media masa lainnya baik elektronik maupun media cetak yang mengesankan bahwa AA sudah jelas bersalah.

Koordinator pengacara Antasari, Juniver Girsang SH mengatakan, ada skenario besar di balik dikaitkannya Antasari dengan kasus pembunuhan Nasarudin.

Menurut Girsang, ada pihak lain yang mengarahkan agar Antasari jadi tersangka.

Skenario itu, katanya, juga terlihat dari arus berita di media massa yang terlihat sudah berlebihan. Menurut dia, pihaknya merasa, kadang media massa mendahului penyidik.

"Ada pula media massa yang menyebutkan Antasari menjadi tersangka," katanya.

Menurut dia, Antasari belakangan ini banyak mengungkap kasus besar menyangkut korupsi. Maka, katanya, ada pihak lain yang tidak menghendaki sepak terjang Ketua KPK itu terus berjalan.

1 komentar:

日月神教-任我行 mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta