INTERNASIONAL NASIONAL

Sabtu, 14 Februari 2009

Perdagangan Bebas Akan Menghancurkan Ekonomi Indonesia

Oleh Ana Nova Sastrawati

Pertanyaan besar tentang keuntungan pasar bebas bagi Indonesia seandainya diterapkan masih menjadi pertanyaan yang sulit untuk ditetapkan, tetapi keyakinan Menteri Departemen Perdagangan RI Mari Pangestu masih teguh untuk memasuki area kontroversi ini dengan ketetapan untuk ikut menandatangai kesepakatan ini pada 27 Februari 2009

Disisi lain Menteri Departemen Perindustrian Fahmi Idris justru beranggapan bahwa produk dalam negeri akan dikemanakan jika produk lain masuk dengan bebas tanpa adanya pengaturan tarif yang lebih ketat.

Negara-negara maju yang memiliki sistem perdagangan dengan industri yang ditopang oleh modal dan teknologi yang lebih tinggi siap memangsa industri dalam negeri yang masih terkelola dengan kekuatan kecil dan termanejemen konvensional.

Bebagai LSM yang lantang menentang Depdag agar membatalkan penandatanganan kesepakatan tersebut, jelas ini bertentangan dengan semangat untuk mengembangkan produk lokal. Disaat produk lokal masih lemah keran perdangan bebas sudah akan dibuka.

Mari Pangestu beranggapan bahwa perjanjian FTA terdiri dari beberapa klausul yang sudah disepakati dan klausul yang masih dalam proses negosiasi. Sayang ia tidak mengungkapkan bahwa proses negosiasi yang akan datang sebenarnya sudah memiliki draft seperti apa yang akan diterapkan. Tanpaknya nanti Indonesia dalam AANZ-FTA hanya akan menjadi mengikut yang setia saja. Dapat terlihat bahwa AANZ-FTA hanya perpanjangan tangan negara-negara industri maju dan kapitalis yang bermodal besar.

Perdagangan bebas terhadap ekonomi Indonesia nanti memang masih sulit untuk diukur berapa untung ruginya, tetapi belum berjalannya saja perdangan bebas dapat kita lihatsecara kasat mata matinya pasar-pasar tradisional dan produk lokal akibat mengguritanya penjualan retail dalam bentuk mall, supermaket sampai mart yang masuk sampai ke daerah-daerah terpencil.

Anda akan dengan mudah menemukan mart dimana saja. Kita tahu bahwa ini baru pemulaan dari pasar bebas, bagaimana jika pasar bebas yang sesungguhnya sudah terbuka krannya? Tanpanya ekonomi lokal akan hancur yang berakibat pada ekonomi nasional secara keseluruhan.

1 komentar:

bisnisway mengatakan...

kalo perdagangan bebas terjadinya sekarang, habislah bangsa kita, karena menurut saya kecintaan akan produk dalam negeri ini yang seharusnya membuat bangsa kuat, malah jarang sekali kita miliki...
salam merdeka..!!!

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta