INTERNASIONAL NASIONAL

Sabtu, 03 Januari 2009

Pengumuman Tes CPNSD Way Kanan, Lampung Utara pada 5 Januari 2009 Harus Diwaspadai

Oleh Rusman Hasan

Seperti yang dilansir oleh berita pada Lampung Post yang berjudul "Ralat Hasil Tes CPNSD Buka Peluang Kecurangan" pada tanggal 3 Januari 2009. Juga dari berbagai responden yang menceritakan tentang usaha-usaha para pelamar PNS dengan cara-cara KKN. Misalnya dengan memberikan uang sebesar 70 juta sampai 100 juta, bahkan ada yang lebih.

Ini membahayakan kemurnian penerimaan CPNSD Lampung. Sebelumnya masyarakat sudah banyak yang bersyukur karena masih ada sebagaian yang dapat diterima dengan murni (Red. Tanpa ada uang pelicin atau apapun namanya yang berunsur KKN). Tetapi pada akhirnya timbul lagi kekwatiran dari para peserta CPNSD yang namanya masuk pada daftar nama sebagai peserta tes yang lulus.

Panitia berencana untuk mengumumkan kembali hasil tes yang lalu plus dengan nilai dan rangkingnya. Ini baik dan harus kita dukung, tetapi jangan kesempatan ini dijadikan jalan untuk meralat kembali hasilnya peserta tes yang lulus murni dengan para peserta yang sudah bayar pelicin. Jika ini terjadi maka masyarakat bisa melaporkan ke KPK.

Seperti yang diberitakan oleh Lampung Post yang menjelaskan peserta tes yang bernama Fitri (29) yang mengaku telah "menyetor" kepada salah seorang pejabat di Kabupaten Lampung Utara senilai Rp. 70 juta. Warga Way Halim ini dijanjikan akan masuk dalam daftar peserta tes yang diumumkan pada Surat Kabar pada Rabu 31 Januari 2008. Ternyata dalam pengumuman tersebut namanya tidak ada, tetapi oknum pejabat tersebut masih menjanjikan untuk mengeluarkan namanya pada daftar ralat, yang dikeluarkan pada Jumat 2 Januari 2009, juga namanya tidak ada. Rupanya oknum pejabat tersebut memberikan harapan untuk diterima kepada Fitri walaupun namanya tidak masuk dalam daftar lulus tes.

Ini tentu membuat "gerogi" para seperta tes yang lulus secara jujur dan murni. Jangan-jangan semua peserta yang murni dan jujur akan digeser oleh Fitri-Fitri lainnya.

Masyarakat masih menginginkan bahwa peserta yang curang dan KKN dengan membayar pelicin dalam jumlah tertentu tidak dimasukkan dalam pengumuman pada Senin 5 Januari 2009 nanti. Pengumuman nanti tidak dengan mamasukkan nama-nama baru yang akan menjadi bumerang bagi Panitia peneriaman, karena tentu akan banyak menerima protes dan tuntutan dari peserta tes yang telah terdaftar secara murni dan masyarakat yang akan mencari keadilan.

Untuk merespon berbagai indikasi kecurangan tersebut Tim Pencari Pakta KKN CPNSD Sumantiri B Sugeo berencana akan membawa semua permasalahan KKN CPNSD di berbagai Kabupaten di Lampung untuk dilaporkan ke KPK.

Melalui jaringan IndonesianVoices.com berupaya mengumpulkan bukti dari berbagai responden mengenai kasus-kasus penerimaan CPNSD yang berbau KKN. Tentunya ini akan lebih efektif jika masyarakat turut mendukung dengan memberikan berbagai laporan kecurangan yang dilakukan baik oleh oknum panitia atau dari peserta tes.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta