INTERNASIONAL NASIONAL

Rabu, 22 Oktober 2008

Persaingan Obama VS Mccain, Merupakan Perseteruan Kristen VS Yahudi

Oleh Bambang Waluyo

Bukan lagi menjadi hal yang rahasia jika Obama dalam percaturan politik di AS lebih banyak di pilih oleh penganut kristen AS dari pada Yahudi AS. Banyak pertanyaan yang belum banyak diperoleh dari Obama yang membuat kalangan Yahudi lebih meyakini McCain. Kepastian yang jelas bahwa McCain satu garis politik dengan Bush. Selama ini kalangan Yahudi banyak mengambil keuntungan dari pemerintahan rejim Bush.

Dalam kasus Palestina, Bush banyak mendukung keberpihakan yang memberikan pengaruh atas kemajuan pendapat umum mengenai Yahudi Israel di dunia. Bush juga telah banyak mengubah sikap negara-negara sekuler untuk lebih menerima negara Israel sebagai eksistensi sebuah negara di tanah Palestina.

Bagi Yahudi hal ini menjadi gantungan hidup atau mati sebuah negara yang bernama Israel. Sebenarnya jumlah orang Yahudi di AS hanya sebesar 2,5% atau sekitar 6 juta orang saja dari seluruh populasi penduduk AS yang mayoritas Kristen. Jumlah ini sebenarnya tidak jauh bebeda dengan jumlah Muslim (bahkan dalam satu dekade ini perkembangan Muslim AS sangat progresif.), Hindu atau Buddha di AS.

Tetapi mengapa Yahudi AS demikian mendominasi, Yahudi melalui jalur ekonomi dan kekuatan para professional Yahudi yang bersatu di AS perperan pada semua sektor strategis Negara tersebut.

Di AS sekarang ini sekitar 26 persen wartawan, analis, dan pejabat di lembaga-lembaga social politik termasuk didalam pemerintahan dipegang oleh orang-orang Yahudi. Sebanyak 59 persen dari para penulis dan ahli hokum terbaik di New York adalah Yahudi. Sekitar 7 dari 11 orang anggota Dewan Keamanan Nasional AS adalah Yahudi. Jumlah orang Yahudi yang terjun kedunia politik sekitar 250.000 orang.

Dengan demikian selain jabatan presiden, orang-orang Yahudi memegang hampir semua jabatan strategis pemerintahan AS. Data dikutip dari buku Kecerdasan Yahudi karangan A. Maheswara.

Tentunya jika Obama memenangkan pemilihan Presiden AS, dia akan berada pada lingkungan Yahudi yang kuat di pemerintahannya. Timbul pertanyaan apakah Obama pragmatis atau idealis? Jika sikap Obama jika terpilih nanti cendrung prakmatis maka Obama tidak akan banyak merubah pola pemerintahan seperti yang pernah dilakukan oleh Bush, sedangkan jika Obama seorang idealis dan memiliki kemampuan untuk memimpin perubahan maka pola-pola rejim lama yang gila perang dapat dihindari, dan lebih memikirkan kesejahteraan dan ekonomi rakyat AS yang selama ini terabaikan. Semboyan “change” yang menjadi icon kampanyenya menjadi harapan sebagian besar rakyat AS.

Akibat perannya dalam sector pemerintahan dan jaringan profesi yang kuat, ternyata jumlah yang sedikit lebih efektif untuk mengendalikan suatu pemerintahan dan Negara seperti AS.

Sedangkan penganut Kristen AS masih terpecah dalam banyak aliran tetapi dalam pemilihan ini suara mereka sebagian besar untuk Obama. Terutama bagi negro Afrika beragama Kristen boleh dibilang hampir semuanya pendukung Obama yang militan. Penduduk Kristen AS keturunan Amerika Latin sebagian besar lebih kearah Obama dari pada McCain.

Penduduk keturunan Eropa Kristen masih seimbang diantara Obama dan McCain, kecuali bagi penduduk penganut Kristen yang berasal dari Eropa Timur seperti keturunan Rusia, Yugoslavia lebih memilik Obama dari pada McCain.

Generasi muda AS Kristen sebagian besar lebih memilih Obama, sedangkan generasi muda Yahudi tetap setia memilih McCain. Tetapi hampir semua keturunan Yahudi Eropah baik barat atau timur lebih memilih McCain.

Obama masih beruntung karena masih mendapat pendukung tambahan dari para emigran Timur Tengah Muslim, demikian juga penganut agama lain seperti Hindu, atau Budha. Sementara kalangan sekuler atau atheis AS masih berimbang diantara kedua kandidat. Data dikutip dari US Inside, Aljazeera.net/english.

Berdasarkan Gallup Daily Election warga AS keturunan Hispanic menunjukkan Barak Obama cukup memimpin. Protestant Hispanic lebih sedikit memilih Obama dari pada Katholik Hispanik.

Masih berdasarkan Gallup Daily Election, untuk sampel pemilih remaja AS per 5 Oktober 2008 (sayang jumlah sampel tidak disebutkan). Sebanyak 62 orang remaja memilih Obama, dan 55 remaja memilih McCain. Sedangkan pemilih independen dari sebanyak 48 orang memilih Obama dan 40 orang memilih McCain.

Sebagian besar penduduk dunia berharap kandidat yang lebih mengusung perdamaian dan hak asasi manusia terpilih menjadi presiden AS. Harapan tentu harus ada untuk merubah wajah dunia yang lebih baik, beradab dan berprikemanusiaan.

1 komentar:

infogue mengatakan...

Artikel anda:

http://berita-politik-dunia.infogue.com/
http://berita-politik-dunia.infogue.com/persaingan_obama_vs_mccain_merupakan_perseteruan_kristen_vs_yahudi

promosikan artikel anda di infoGue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema untuk para netter Indonesia. Salam!

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta