Indonesian People's Voices. Have contents about Indonesian Voices Article, Opinion and Information about Awareness! and waking up! Indonesian Peoples. Indonesian Voices for Good Goverment Governance, How are Indonesian and other country connetion? History about The freedom of Indonesia. Indonesian movement on Indonesian Anti imperialism for Asian African Conference until now. Information of Indonesian Struggle for Indonesian Integration and Unity. Indonesian Voices for World Peace and Justice. Indonesian Voices English Version. Pasang Iklan di Indonesian Voices Net Work. Informasi klik disini..

Jumat, 10 Oktober 2008

IMF dan Bank Dunia Lembaga Gagal Buatan AS

Oleh Yusuf Yahya

Peran IMF dan Bank Dunia dalam kancah ekonomi internasional selama ini terlalu didominasi oleh Pemerintah Amerika Serikat. Hal ini terlihat dari berbagai kebijakan kedua lembaga tersebut yang selalu memberikan tekanan kepada para debitur agar mengikuti berbagai persyaratan yang ditentukan.

Sayangnya persyaratan tersebut penuh dengan point-point yang menguntungkan negara kapitalis AS.

Bagaimanapun juga kondisi krisis ekonomi yang terjadi di AS dan berimbas pada perekonomian dunia ini, sebagai bukti kegagalan kedua lembaga tersebut. Selama ini IMF dan Bank Dunia merupakan lembaga yang paling gencar memasarkan liberalisasi perdagangan pada berbagai sektor dari financial dan moneter, pasar bursa dan sektor riil.

Liberalisasi inilah yang menciptakan pasar yang tidak terkendali dan liar. Anehnya liberalisasi hanya ditekankan kepada negara-negara berkembang, sementara AS sendiri banyak melakukan proteksi perdagangan dengan alasan isu produk mengandung penyakit, produk perusak lingkungan, atau apa saja yang dimaksudkan untuk blok produk import.

Wajar jika Presiden Rusia, Dmitry Medvedev mengajukan usulan untuk membentuk lembaga-lembaga internasional baru guna keluar dari krisis ekonomi global. Sebagaimana dilansir Kantor Berita Fars hari Kamis (9/10), Medvedev di Konferensi Politik Internasional Perancis menilai ekonomi dunia kini dalam kondisi krisis.

Menurut Medvedev, krisis ini merupakan masalah global yang membutuhkan penanganan dan pemanfaatan teknologi khusus.

Medvedev juga mengharapkan agar peran dari semua negara-negara didunia dapat diapresiasi. Selama ini lembaga-lembaga dunia yang ada terlalu di setir oleh AS atau negara-negara Uni Eropa. Peran Rusia, China, India, negara-negara Timur Tengah, dan Asia Tenggara harus diberikan porsi yang adil.

Presiden Rusia menuding Amerika sebagai negara yang bertanggung jawab atas munculnya krisis keuangan dan militer dunia. Medvedev mengecam upaya Amerika yang selalu berupaya menunjukkan hegemoninya atas dunia. Dunia satu kutub dalam sistem keamanan internasional dan ekonomi tidak efektif dan tidak punya perspektif yang jelas.

0 komentar:

Poskan Komentar

Please fill the comments about this post

Latest Posts on: Indonesian Voices

Perjalanan Panjang "Oderint Dum Metuant" dari Imparium Kekaisaran Romawi sampai Imparium Amerika Serikat

Oleh Sumantiri B. Sugeo
Oderint dum metuant yang maksudnya biarkan mereka benci asalkan mereka takut. Sebuah paham perang yang berumur dari sejak imparium Kekaisaran Romawi yang kekuasaannya terbentang di timur dan barat. ...

Hubungan Mafia Neoliberalisme dengan Mafia BEJ dan Spekulan Uang
oleh Heri Hidayat Makmun
Neoliberalisme yang dilahirkan di Amerika Serikat ternyata bukanlah menjadi anak kesayangan, karena anak durhaka ini telah melahirkan resesi ekonomi AS dan juga berdampak besar pada ekonomi global. ...
IMF dan Bank Dunia Lembaga Gagal Buatan AS
Oleh Yusuf Yahya
Peran IMF dan Bank Dunia dalam kancah ekonomi internasional selama ini terlalu didominasi oleh Pemerintah Amerika Serikat. Hal ini terlihat dari berbagai kebijakan kedua lembaga tersebut yang selalu memberikan tekanan ...
Perdagangan Saham Bergerak Liar Akibat Virus di BEJ
oleh Heri Hidayat Makmun
Disaat AS dan negara-negara Eropah menyesalkan sistem perdagangan di pasar uang dan saham yang terlalu liar, akibat kurangnya infrastrukur peraturan yang mengayomi mekanisme wajar dan alami, ...
Raksasa Dolar AS Jatuh Menimpa Rupiah
Oleh Sri Megawati dan Heri Hidayat Makmun
Krisis AS menjadi fenomena menarik saat ini. Sejak jatuhnya Lehmen Brother sebagai pemicu dari jatuhnya juga berbagai perusahaan besar AS. Selama ini kita mengenal Amerika Sebagai adidaya ...
Krisis Ekonomi AS Akibat Moral Hazard Para CEO-nya
oleh Heri Hidayat Makmun
Runtuhnya kejayaan ekonomi AS yang ditandai dengan kehancuran Wall Street memang telah diduga sebagain praktisi yang mengamati efek domino yang disebabkan oleh kredit perumahan yang direalisasi secara sembrono. ...
Idiologi Perang + Sikap Rasisme Barat = Tesis Benturan Peradaban
Oleh Sumantiri B. Sugeo
Dari hasil pertemuan International Conference of Islamic Scholars (ICIS) III yang baru ditutup pada tanggal 1 Agustus 2008 lalu menunjukkan bahwa ternyata sebagian besar konflik yang terjadi di negara-negara ...
BPOM Mengeluarkan 28 Item Produk Tercemar Melamin
Oleh Pusat Komunikasi Publik Setjen Depkes RI
Daftar Produk Tercemar Melamin Masyarakat diharapkan berhati-hati dalam membeli produk, untuk hal tersebut perlu dibekali dengan informasi sebagai berikut ini agar tidak salah terlanjur ...
The End of Capitalism
Oleh Sri Megawati
Raksasa bank investasi dan lembaga keuangan terkemuka Wall Street, New York AS, dalam beberapa hari terakhir (19 September 2008) berjatuhan. Lehmen Brother, Merrill Lynch, American International Group (AIG), ...

For comments, suggestions, and discussions can be submitted via:

Your Name :
Your Email :
Subject :
Message :
Image (case-sensitive):

Indonesian Voices Lovers