Oleh Yusuf Yahya
Peran IMF dan Bank Dunia dalam kancah ekonomi internasional selama ini terlalu didominasi oleh Pemerintah Amerika Serikat. Hal ini terlihat dari berbagai kebijakan kedua lembaga tersebut yang selalu memberikan tekanan kepada para debitur agar mengikuti berbagai persyaratan yang ditentukan.
Sayangnya persyaratan tersebut penuh dengan point-point yang menguntungkan negara kapitalis AS.
Bagaimanapun juga kondisi krisis ekonomi yang terjadi di AS dan berimbas pada perekonomian dunia ini, sebagai bukti kegagalan kedua lembaga tersebut. Selama ini IMF dan Bank Dunia merupakan lembaga yang paling gencar memasarkan liberalisasi perdagangan pada berbagai sektor dari financial dan moneter, pasar bursa dan sektor riil.
Liberalisasi inilah yang menciptakan pasar yang tidak terkendali dan liar. Anehnya liberalisasi hanya ditekankan kepada negara-negara berkembang, sementara AS sendiri banyak melakukan proteksi perdagangan dengan alasan isu produk mengandung penyakit, produk perusak lingkungan, atau apa saja yang dimaksudkan untuk blok produk import.
Wajar jika Presiden Rusia, Dmitry Medvedev mengajukan usulan untuk membentuk lembaga-lembaga internasional baru guna keluar dari krisis ekonomi global. Sebagaimana dilansir Kantor Berita Fars hari Kamis (9/10), Medvedev di Konferensi Politik Internasional Perancis menilai ekonomi dunia kini dalam kondisi krisis.
Menurut Medvedev, krisis ini merupakan masalah global yang membutuhkan penanganan dan pemanfaatan teknologi khusus.
Medvedev juga mengharapkan agar peran dari semua negara-negara didunia dapat diapresiasi. Selama ini lembaga-lembaga dunia yang ada terlalu di setir oleh AS atau negara-negara Uni Eropa. Peran Rusia, China, India, negara-negara Timur Tengah, dan Asia Tenggara harus diberikan porsi yang adil.
Presiden Rusia menuding Amerika sebagai negara yang bertanggung jawab atas munculnya krisis keuangan dan militer dunia. Medvedev mengecam upaya Amerika yang selalu berupaya menunjukkan hegemoninya atas dunia. Dunia satu kutub dalam sistem keamanan internasional dan ekonomi tidak efektif dan tidak punya perspektif yang jelas.
Jumat, 10 Oktober 2008
IMF dan Bank Dunia Lembaga Gagal Buatan AS
Label:
International News
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
http://www.indonesianvoices.com/
Our Friends Blog
duidon.blogspot Rmucentreice.com diansp.blogspot ptc-luar-terpecaya mulyonow2 mylovelyindo hobbyit fromcex4u groupcpns.blogspot.com bookku-gratis.blogspot.com onlyptc.wordpress.com buxbag.blogspot Angellifepage Hengky-kik ismailbageur wisat4andritea mundodastribos Seelaninfo Getbusinesshere Indonesia-Arab Shzainzy3 Shzainzy4 Shzainzy5 Fajarindra Ricoyourblogmate Adminkidnet Onemoredesign Shzainzy2 Cakyoudee Trik-internet Mylifeinitaly Maddy1325 Sarapras Tiklaton Kangmasprabu Andry-bloggers michaelmajolivan shzainzy diaryerna budi-hartanto inisialdr joy-godsgrace laros republikindonesia robotic-d.blogspot lauriliaw JurnalisPemudaRevolusionerIndonesia designhelp4you
Make Money as Home Money Come to Our Home
mrockm-ronz gulefendim danielmginting
Software Helper Design Help ipanks







0 komentar:
Poskan Komentar
Please fill the comments about this post