INTERNASIONAL NASIONAL

Senin, 01 September 2008

Belarus dan Venejuela Mendukung Rusia dengan Ikut Mengakui South Ossetia dan Akhazia

Presiden Venezuela Hugo Chavez secara resmi mengumumkan untuk mendukung negara seideologinya, Rusia. Hal ini disampaikannya pada Sabtu ( 30 Agustus 2008) yang lalu.

Hal ini menurut Chavez untuk memberikan dorongan pada keputusan yang telah dikeluarkan oleh Rusia yang menjadi sangat penting di dunia internasional.

Venejuela menjadi negara ketiga setelah Belarus yang mengakui dua negara Kaukasus tersebut.

Sebelum Venejuela, Belarus juga merupakan negara yang juga ikut mengumumkan dukungannya resminya pada Kamis (28 Agustus 2008). Bahkan sebenarnya sinyalemen dukungan Belarus terhadap South Ossetia dan Abkhazia lebih awal dibandingkan Rusia, tetapi Belarus tidak menunjukkan suatu sikap yang terlalu berseberangan dengan negara-negara NATO.

"Kita ada dalam satu persekutuan, dan ini adalah kata-kata bersama," Kata Vasily Dolgolev di Moscow. Ia juga menambahkan bahwa ini merupakan keputusan yang dibuat oleh Presiden Alexander Lukashenko.

Selain kedua negara tersebut para pengambil kebijakan politik di China, Cuba dan Korea Utara akan segera diumumkan, tetapi belum menentukan waktunya yang pasti.
(Tim IV)

1 komentar:

Anonim mengatakan...

thanks for stopping by..



-your news

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta