Indonesian People's Voices. Have contens about article, opinion and information how Indonesian to wakeup! What are Indonesia and other country connection? History of The Freedom of Indonesia. Indonesian movement on Indonesian Anti Imperialism. Indonesian peoples thing.. Indonesian peoples thing.. Indonesian peoples thing.. Indonesian peoples thing..

Rabu, 2008 Juni 11

Langkah AS Dalam Liberalisasi Perdagangan Menyurut Setelah Produk China Membanjiri Seluruh Dunia

Amerika Serikat (AS) yang dulu kuat secara ekonomi dengan memaksa dan menekan, bahkan dengan tindakan menyerang. Menyerukan agar semua negara masuk dalam ekonomi pasar bebas, dengan membuka keran import atas segala produk dan jasa apapun. Dengan menggunakan organisasi dan lembaga yang dikendalikannya, seperti IMF dan Bank Dunia.

Sekarang ini disaat ekonominya mulai mengalami kemunduran dan daya beli masyarakat AS menurun, tindakan-tindakan proteksi sangat mewarnai kebijakan ekonomi AS.

Menurut Kantor Berita Xinhua, Wakil Tetap Tiongkok untuk Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Sun Zhenyu di Jenewa menyatakan melesunya ekonomi AS mengakibatkan menanjaknya pikiran proteksionisme perdagangan di dalam negeri AS. Kalau tidak dicegah, pikiran tersebut akan mengancam perdagangan dunia dan sistem perdagangan multilateral global.

Selain itu Sun Zhenyu juga mengatakan di depan sidang WTO yang membahas kebijakan perdagangan AS, bahwa sentimen proteksionisme AS semakin meningkat yang dikhwatirkan akan diikuti juga oleh anggota-anggota WTO lainnya.

Perundingan Perdagangan Global putaran yang dilakukan di Doha akan terancam gagal dalam dalam kondisi kritis, akibat proteksionisme AS. Pada dasarnya proteksionisme tersebut berasal dari tuntutan Kongres AS.

AS adalah negara yang paling beruntung dan paling aktif mempromosi liberalisasi perdagangan global disaat menguntungkannya, tetapi akan melakukan proteksi pada saat yang tidak menguntungkan.

Apalagi sekarang ini sedang muncul suatu fenomena membanjirnya produk-produk masal dan murah China yang membasahi semua negara termasuk AS. Inilah yang sebenarnya membuat AS mulai berfikir ulang bahwa liberalisasi perdagangan hanya akan menguntungkan rivalnya saja, yaitu China.

Sekarang ini beberapa negara yang tergolong kuat dan mempunyai daya saing tinggi dalam perdagangan bebas justru datang dari Asia. Kenaikan ekspor (dan PDB) yang bagus di China, India dan Vietnam didukung oleh besar daya saingnya dalam bidang-bidang yang mendasar. Untuk India misalnya bidang IT (Information Technology), untuk China iklim investasi yang mampu menarik banyak sekali investor asing (Amerika, Jepang, dsb-nya).

Ekspor besar China ke Amerika Serikat datang dari ribuan perusahaan asing yang masuk China sebelumnya. Vietnam sekarang unggul karena buruhnya rajin sekali, masih murah, suka kerja dan tidak pernah mogok.

0 komentar:

Latest Posts on: Indonesian Voices

Perjalanan Panjang "Oderint Dum Metuant" dari Imparium Kekaisaran Romawi sampai Imparium Amerika Serikat

Oleh Sumantiri B. Sugeo
Oderint dum metuant yang maksudnya biarkan mereka benci asalkan mereka takut. Sebuah paham perang yang berumur dari sejak imparium Kekaisaran Romawi yang kekuasaannya terbentang di timur dan barat. ...

Hubungan Mafia Neoliberalisme dengan Mafia BEJ dan Spekulan Uang
oleh Heri Hidayat Makmun
Neoliberalisme yang dilahirkan di Amerika Serikat ternyata bukanlah menjadi anak kesayangan, karena anak durhaka ini telah melahirkan resesi ekonomi AS dan juga berdampak besar pada ekonomi global. ...
IMF dan Bank Dunia Lembaga Gagal Buatan AS
Oleh Yusuf Yahya
Peran IMF dan Bank Dunia dalam kancah ekonomi internasional selama ini terlalu didominasi oleh Pemerintah Amerika Serikat. Hal ini terlihat dari berbagai kebijakan kedua lembaga tersebut yang selalu memberikan tekanan ...
Perdagangan Saham Bergerak Liar Akibat Virus di BEJ
oleh Heri Hidayat Makmun
Disaat AS dan negara-negara Eropah menyesalkan sistem perdagangan di pasar uang dan saham yang terlalu liar, akibat kurangnya infrastrukur peraturan yang mengayomi mekanisme wajar dan alami, ...
Raksasa Dolar AS Jatuh Menimpa Rupiah
Oleh Sri Megawati dan Heri Hidayat Makmun
Krisis AS menjadi fenomena menarik saat ini. Sejak jatuhnya Lehmen Brother sebagai pemicu dari jatuhnya juga berbagai perusahaan besar AS. Selama ini kita mengenal Amerika Sebagai adidaya ...
Krisis Ekonomi AS Akibat Moral Hazard Para CEO-nya
oleh Heri Hidayat Makmun
Runtuhnya kejayaan ekonomi AS yang ditandai dengan kehancuran Wall Street memang telah diduga sebagain praktisi yang mengamati efek domino yang disebabkan oleh kredit perumahan yang direalisasi secara sembrono. ...
Idiologi Perang + Sikap Rasisme Barat = Tesis Benturan Peradaban
Oleh Sumantiri B. Sugeo
Dari hasil pertemuan International Conference of Islamic Scholars (ICIS) III yang baru ditutup pada tanggal 1 Agustus 2008 lalu menunjukkan bahwa ternyata sebagian besar konflik yang terjadi di negara-negara ...
BPOM Mengeluarkan 28 Item Produk Tercemar Melamin
Oleh Pusat Komunikasi Publik Setjen Depkes RI
Daftar Produk Tercemar Melamin Masyarakat diharapkan berhati-hati dalam membeli produk, untuk hal tersebut perlu dibekali dengan informasi sebagai berikut ini agar tidak salah terlanjur ...
The End of Capitalism
Oleh Sri Megawati
Raksasa bank investasi dan lembaga keuangan terkemuka Wall Street, New York AS, dalam beberapa hari terakhir (19 September 2008) berjatuhan. Lehmen Brother, Merrill Lynch, American International Group (AIG), ...

For comments, suggestions, and discussions can be submitted via:

Your Name :
Your Email :
Subject :
Message :
Image (case-sensitive):