INTERNASIONAL NASIONAL

Senin, 28 April 2008

Menggugat PBB Untuk Direvormasi

Oleh Heri Hidayat Makmun, SE, MM

Revormasi Kelembagaan PBB menuju Demokratis dan Adil

Pada tatanan dunia sekarang dan masa depan, bangsa-bangsa dunia baik di regional maupun inter regional memerlukan suatu institusi kelembaan yang menjembatani berbagai kepentingan dengan adil, demokratis, pro kepada yang lemah, menjunjung tinggi semangat kebersamaan. Invasi, perang, pengerukan kekayaan suatu negara oleh negara lain, embargo mewarnai berbagai kejadian di bumi yang semakin tua ini dengan tidak adanya harapan pada suatu institusi kelembagaan tersebut.

Apatisme dan pisimisme yang banyak muncul di kawadan benua Afrika yang semakin miskin, perang dan kekerasan di Timur Tengah, kecemburuan sosial yang terjadi di Amerika Selatan, keterpurukan ekonomi pada banyak negara menunjukkan belum adanya suatu institusi dunia yang efektif dapat menangani berbagai epos tersebut.
Bagaimana dengan PBB? Sebelum menjawab dengan jawaban yang Anda sudah tahu. Mari kita lihat renungkan pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
- Apakah PBB lembaga demokratis dan adil dalam menampung aspirasi dunia?
- Apakah kebijakan yang ada di PBB berasal dari banyak negara-negara atau hanya dari negara
tertentu?
- Apakah peran PBB untuk menghukum negara tertentu tidak dipengaruhi oleh suatu negara
manapun?
- Apakah organisasi-organisasi yang berada di bawah PBB dapat berjuang secara tulus dalam
membantu suatu negara yang terpuruk? Pikirkan IMF!
- Apakah semua negara tanpa kecuali berhak penuh untuk berpendapat tanpa adanya tekanan?
- Siapakah yang paling diuntungkan PBB?
- Apakah Dewan Keamanan telah membuat masyarakat dunia merasa aman? Atau malah
sebaliknya?
- Adakah penduduk di dunia yang teraniaya akibat peran dari PBB?
- Bisakah suatu negara dapat mengangkat suatu isu baru pada pertemuan-pertemuan PBB
selain isu terorisme?
- Apakah Sekretaris Jendral PBB berasal dari suatu mayoritas bangsa-bangsa dunia?
Pertanyaan-pertanyaan ini jika kira renungkan dengan akal sehat. Maka kita akan menemukan suatu kebenaran dan berusaha untuk merevormasinya agar dapat menciptakan suatu tatanan dunia baru yang lebih adil, demokratis dan damai, dalam hubungan bangsa bangsa yang berbeda-beda negara, agama, isme, ras, warna kulit, keturunan dan sebagainya. Justru perbedaaan ini merupakan berkah bagi kita yang tinggal di bumi yang sempit ini.

Tidak ada komentar:

NASIONAL INTERNASIONAL
 





About Us | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan | Pesan | RSS | Facebook | Twitter | Nasional | Internasional | ASEAN | Ekonomi | Pariwisata

Copyright © 2008. news.indonesianvoices.org - All Rights Reserved
Indonesian peoples thing..
Created by Group Link Website Published by Indonesian Voices
Meneruskan Semangat Bung Karno dan Bung Hatta